Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hibban atau Hatim at-Tamimi al-Busti as-Sijistani
صحيح ابن حبان ١٨١٣: أَخْبَرَنَا عُمَرُ بْنُ مُحَمَّدٍ الْهَمْدَانِيُّ، قَالَ: حَدَّثَنَا الدَّوْرَقِيُّ، قَالَ: حَدَّثَنَا غُنْدَرٌ، عَنْ شُعْبَةَ، قَالَ: حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ مُرَّةَ، أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا وَائِلٍ، يُحَدِّثُ، أَنَّ رَجُلاً أَتَى ابْنَ مَسْعُودٍ، فَقَالَ: إِنِّي قَرَأْتُ الْمُفَصَّلَ اللَّيْلَةَ كُلَّهُ فِي رَكْعَةٍ، فَقَالَ عَبْدُ اللهِ: هَذَا كَهَذِّ الشِّعْرِ،، لَقَدْ عَرَفْنَا النَّظَائِرَ الَّتِي كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْرِنُ بِهِنَّ، فَذَكَرَ عِشْرِينَ سُورَةً مِنَ الْمُفَصَّلِ، سُورَتَيْنِ، سُورَتَيْنِ فِي رَكْعَةٍ.
Shahih Ibnu Hibban 1813: Umar bin Muhammad Al Hamdani mengabaikan kepada kami, dia berkata: Ad-Dauraqi menceritakan kepada kami, dia berkata: Ghundar menceritakan kepada kami dari Syu’bah, dia berkata: Amru bin Murrah menceritakan kepada kami, bahwa dia mendengar Abu Wail menceritakan, bahwa seorang laki-laki datang menemui Ibnu Mas’ud, lalu berkata, “Malam ini aku telah membaca seluruh surah Al Mufashshal dalam satu rakaat." Abdullah (Ibnu Mas’ud) lalu berkata, “Mengapa cepat sekali seperti bacaan syair? Sungguh, aku mengetahui surah-surah sepadan yang biasa digabungkan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam." Dia lalu menyebutkan dua puluh surah Al Mufashshal, dua surah pada setiap satu rakaat."144 4:1
Shahih Ibnu Hibban Nomer 1813