Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hibban atau Hatim at-Tamimi al-Busti as-Sijistani
صحيح ابن حبان ١٨٦٤: أَخْبَرَنَا الْحَسَنُ بْنُ سُفْيَانَ، قَالَ: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللهِ بْنِ نُمَيْرٍ، وَأَبُو الرَّبِيعِ الزَّهْرَانِيُّ، قَالاَ: حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ سَالِمٍ، عَنْ أَبِيهِ، قَالَ: رَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا افْتَتَحَ الصَّلاَةَ، رَفَعَ يَدَيْهِ حَتَّى يُحَاذِيَ بِهِمَا مَنْكِبَيْهِ، وَإِذَا أَرَادَ أَنْ يَرْكَعَ، وَبَعْدَ مَا يَرْفَعُ رَأْسَهُ مِنَ الرُّكُوعِ، وَلاَ يَرْفَعُ بَيْنَ السَّجْدَتَيْنِ.
Shahih Ibnu Hibban 1864: Al Hasan bin Sufyan mengabarkan kepada kami dia berkata: Muhammad bin Abdullah bin Numair dan Abu Ar-Rabi Az- Zahrani menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Sufyan menceritakan kepada kami dari Az-Zuhri, dari S alim, dari ayahnya, dia berkata: Aku melihat Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bila memulai shalat, mengangkat kedua tangan hingga sejajar dengan kedua bahu. (Beliau juga melakukannya) ketika209 hendak ruku dan setelah mengangkat kepala dari ruku. Tapi beliau tidak mengangkatnya di antara dua sujud. 210 5:4
Shahih Ibnu Hibban Nomer 1864