Hadits Shahih Ibnu Hibban

Hadits Shahih Ibnu Hibban

Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hibban atau Hatim at-Tamimi al-Busti as-Sijistani

Biografi Ibnu Hibban


صحيح ابن حبان ١٩٤٩: أَخْبَرَنَا أَبُو يَعْلَى، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ الْجَعْدِ، قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ، عَنْ حَمَّادٍ، عَنْ أَبِي وَائِلٍ، عَنْ عَبْدِ اللهِ، قَالَ‏:‏ كُنَّا نَقُولُ‏:‏ السَّلاَمُ عَلَى اللهِ، فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ‏:‏ لاَ تَقُولُوا‏:‏ السَّلاَمُ عَلَى اللهِ؛ فَإِنَّ اللَّهَ هُوَ السَّلاَمُ وَأَمَرَهُمْ بِالتَّشَهُّدِ‏:‏ التَّحِيَّاتُ لِلَّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّبَاتُ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ، السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِينَ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ‏.‏

Shahih Ibnu Hibban 1949: Abu Ya’la mengabarkan kepada kami, dia berkata: Ali bin Al Ja’d menceritakan kepada kami, dia berkata: Syu’bah mengabarkan kepada kami dari Hammad, dari Abu Wa'il, dari Abdullah, dia berkata: Mulanya kami mengucapkan, “As-salaamu alallaah." Namun Nabi bersabda, “Jangan ucapkan, 'As-salaamu alallaah', karena Allah adalah As-Salaam (Maha Sejahtera)'." Beliau lalu menyuruh mereka membaca , “At-tahiyyaatu lillaah wash-shalawaatu wath-thayyibaat, as-salaamu alaika ayyuhan nabiyyu wa rahmatullaahi wa barakaatuh, as-salaamu alainaa wa alaa ibaadillaahish shaalihiin. Asyhadu an laa ilaaha illallaah, wa asyhadu anna muhammadan abduhu wa rasuuluh." (Segala penghormatan hanya milik Allah, juga segala pengagungan dan kebaikan. Semoga kesejahteraan terlimpahkan kepadamu, wahai Nabi, begitu juga rahmat dan keberkahan-Nya. Kesejahteraan semoga terlimpahkan kepada kita dan hamba-hamba Allah yang shalih. Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba serta utusan-Nya).331 1:94

Shahih Ibnu Hibban Nomer 1949