Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hibban atau Hatim at-Tamimi al-Busti as-Sijistani
صحيح ابن حبان ٢٠٢٦: أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْحَسَنِ بْنِ قُتَيْبَةَ، قَالَ: حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي السَّرِيِّ، قَالَ: قُرِئَ عَلَى حَفْصِ بْنِ مَيْسَرَةَ، قَالَ: وَأَنَا أَسْمَعُ، قَالَ: حَدَّثَنِي مُوسَى بْنُ عُقْبَةَ، عَنْ عَطَاءِ بْنِ أَبِي مَرْوَانَ، عَنْ أَبِيهِ، أَنَّ كَعْبًا حَلَفَ لَهُ بِالَّذِي فَلَقَ الْبَحْرَ لِمُوسَى، أَنَّا نَجِدُ فِي الْكِتَابِ أَنَّ دَاوُدَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، كَانَ إِذَا انْصَرَفَ مِنَ الصَّلاَةِ، قَالَ: اللَّهُمَّ أَصْلِحْ لِي دِينِي الَّذِي جَعَلْتَهُ لِي عِصْمَةَ أَمْرِي، وَأَصْلِحْ لِي دُنْيَايَ الَّتِي جَعَلْتَ فِيهَا مَعَاشِي، اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ، وَبِعَفْوِكَ مِنْ نِقْمَتِكَ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْكَ، اللَّهُمَّ لاَ مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ، وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، وَلاَ يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ.وَحَدَّثَنِي كَعْبٌ، أَنَّ صُهَيْبًا حَدَّثَهُ، أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُولُهُنَّ عِنْدَ انْصِرَافِهِ مِنْ صَلاَتِهِ.
Shahih Ibnu Hibban 2026: Muhammad bin Al Hasan bin Qutaibah mengabarkan kepada kami, dia berkata: Ibnu Abi As-Sari menceritakan kepada kami, dia berkata: Dibacakan kepada Hafsh bin Maisarah, dia berkata: Aku mendengarkan: Musa bin Uqbah menceritakan kepadaku dari Atha bin Abu Marwan, dari ayahnya: Bahwa Ka’b bersumpah dengan Dzat yang membelah lautan untuk Nabi Musa, “Sungguh, kami mendapati dalam Al Kitab bahwa Nabi Daud AS setelah selesai shalat membaca, “Allaahummashlih lii diiniilladzii ja'altahu lii ishmata amrii, wa ashlih lii dunyaayallatii ja'alta fiihaa ma’asyii, allaahumma innii a'uudzu bika bi ridhaaka min sakhathika wa bi’afwika min naqmatikat wa afuudzu bika minka. Allaahumma laa maani’a limaa a’thaita, wa laa mu'thiya lima mana'ta walaa yanfa'u dzal jaddi minkal jaddu." (Ya Allah, perbaikilah agamaku yang Engkau jadikan sebagai pelindung urusanku, perbaikilah duniaku yang Engkau jadikan sebagai sumber kehidupanku. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dengan keridhaan-Mu agar selamat dari kebencian-Mu, dan dengan ampunan-Mu agar terhindar dari siksaan- Mu. Aku berlindung kepada-Mu dari ancaman-Mu. Ya Allah, tidak ada yang dapat menghalangi apa yang Engkau berikan dan tidak ada yang dapat memberi apa yang Engkau halangi. Tidak bermanfaat kekayaan bagi orang yang memilikinya kecuali iman dan amal shalihnya, dan hanya dari-Mu kekayaan itu. Ka'b menceritakan kepadaku, bahwa Shuhaib menceritakan kepadanya, bahwa Rasulullah membaca doa ini setelah selesai shalat. 419 5:12
Shahih Ibnu Hibban Nomer 2026