Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hibban atau Hatim at-Tamimi al-Busti as-Sijistani
صحيح ابن حبان ٢٢١٩: أَخْبَرَنَا ابْنُ خُزَيْمَةَ، قَالَ: حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَكِيمٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا أَبُو قُتَيْبَةَ، وَيَحْيَى بْنُ حَمَّادٍ، عَنْ هَارُونَ أَبِي مُسْلِمٍ، عَنْ قَتَادَةَ، عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ قُرَّةَ، عَنْ أَبِيهِ، قَالَ: كُنَّا نُنْهَى عَنِ الصَّلاَةِ بَيْنَ السَّوَارِي وَنُطْرَدُ عَنْهَا طَرْدًا.
Shahih Ibnu Hibban 2219: Ibnu Khuzaimah mengabarkan kepada kami, dia berkata: Yahya bin Hakim menceritakan kepada kami, dia berkata: Abu Qutaibah dan Yahya bin Hammad menceritakan kepada kami dari Harun Abi Muslim, dari Qatadah, dari Mu'awiyah bin Qurrah, dari ayahnya, dia berkata,"Kami dilarang shalat di antara tiang-tiang dan dicegah dengan keras." 14 2:96
Shahih Ibnu Hibban Nomer 2219