Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hibban atau Hatim at-Tamimi al-Busti as-Sijistani
صحيح ابن حبان ٨٩٥: أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَلِيِّ بْنِ الْمُثَنَّى بِخَبَرٍ غَرِيبٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا قَطَنُ بْنُ نَسِيرٍ الصَّيْرَفِيُّ، قَالَ: حَدَّثَنَا جَعْفَرُ بْنُ سُلَيْمَانَ، قَالَ: حَدَّثَنَا ثَابِتٌ، عَنْ أَنَسٍ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: لِيَسْأَلْ أَحَدُكُمْ رَبَّهُ حَاجَتَهُ كُلَّهَا، حَتَّى شِسْعَ نَعْلِهِ إِذَا انْقَطَعَ.
Shahih Ibnu Hibban 895: Ahmad bin Ali bin Al Mutsanna mengabarkan kepada kami dengan hadits gharib, ia berkata: Qathan bin Nusair Ash-Shairafi menceritakan kepada kami, ia berkata: Ja’far bin Sulaiman menceritakan kepada kami, ia berkata: Tsabit menceritakan kepada kami, dari Anas, ia berkata, “Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda, ' Salah seorang dari kalian memohon kepada Tuhannya terhadap seluruh hajatnya, hingga (permohonan tatkala) tali sandalnya putus.”55
Shahih Ibnu Hibban Nomer 895