Muhammad bin Hibban bin Ahmad bin Hibban atau Hatim at-Tamimi al-Busti as-Sijistani
صحيح ابن حبان ٩١٥: أَخْبَرَنَا أَبُو الطَّيِّبِ مُحَمَّدُ بْنُ عَلِيٍّ الصَّيْرَفِيُّ، غُلاَمُ طَالُوتَ بْنِ عَبَّادٍ بِالْبَصْرَةِ، قَالَ: حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ مُوسَى الْحَادِي، قَالَ: حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ، عَنْ ثَابِتٍ، عَنْ سُلَيْمَانَ مَوْلَى الْحَسَنِ بْنِ عَلِيٍّ، عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ، عَنْ أَبِيهِ، قَالَ: خَرَجَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَهُوَ مَسْرُورٌ، فَقَالَ: إِنَّ الْمَلَكَ جَاءَنِي، فَقَالَ: يَا مُحَمَّدُ، إِنَّ اللَّهَ يَقُولُ: أَمَا تَرْضَى أَنْ لاَ يُصَلِّي عَلَيْكَ عَبْدٌ مِنْ عِبَادِي صَلاَةً إِلاَّ صَلَّيْتُ عَلَيْهِ بِهَا عَشْرًا، وَلاَ يُسَلِّمُ عَلَيْكَ تَسْلِيمَةً إِلاَّ سَلَّمْتُ عَلَيْهِ بِهَا عَشْرًا؟ قُلْتُ: بَلَى أَيْ رَبِّ.
Shahih Ibnu Hibban 915: Abu Ath-Thayyib Muhammad bin Ali Ash-Shairafi anak lakinya Thalut bin Ibad di Bashrah mengabarkan kepada kami, ia berkata: Umar bin Musa Al H adi menceritakan kepada kami, ia berkata: Hamad bin Salamah menceritakan kepada kami, dari Tsabit, dari Sulaiman maula Al Hasan bin Ali, dari Abdullah bin Abu Thalhah, dari ayahnya, ia berkata, “Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam suatu ketika keluar dengan wajah yang riang, beliau lalu bersabda, 'Sesungghnya tadi ada malaikat yang mendatangiku, ia lalu berkata: “Wahai Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam, sesungguhnya Allah SWT berfirman: “Apakah engkau ridha, bahwa tidaklah seorang hamba yang bershalawat atasmu dengan satu kali shalawat, melainkan Aku akan memberikan ampunan (bershalawat) kepadanya sebanyak sepuluh. Dan tidaklah seorang hamba yang mengucapkan salam kepadamu, melainkan Aku akan memberikan keselamatan dari api neraka (mengucap salam) kepadanya sebanyak sepuluh kali?“ aku (Nabi SAW) bersabda “Baik wahai Tuhan.”86 1:2
Shahih Ibnu Hibban Nomer 915