Hadits Shahih Ibnu Khuzaimah

Hadits Shahih Ibnu Khuzaimah

Muhammad bin Ishaq Abu Bakar bin Khuzaimah an Naisabury

Biografi Ibnu KHuzaimah


صحيح ابن خزيمة ٧١٣: نا هَارُونُ بْنُ إِسْحَاقَ، نا ابْنُ فُضَيْلٍ، ح وَحَدَّثَنَا الْأَشَجُّ، نا ابْنُ إِدْرِيسَ، ح وَحَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ خَشْرَمٍ، أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ يَعْنِي ابْنَ إِدْرِيسَ ح وَحَدَّثَنَا عَبْدُ الْجَبَّارِ بْنُ الْعَلَاءِ، وَسَعِيدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ قَالَا: حَدَّثَنَا كُلُّهُمْ، عَنْ عَاصِمِ بْنِ كُلَيْبٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ وَائِلِ بْنِ حُجْرٍ، وَهَذَا لَفْظُ حَدِيثِ ابْنِ فُضَيْلٍ قَالَ: كُنْتُ فِي مَنْ أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقُلْتُ لَأَنْظُرَنَّ إِلَى صَلَاةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَيْفَ يُصَلِّي، فَلَمَّا جَلَسَ افْتَرَشَ رِجْلَهُ الْيُسْرَى، ثُمَّ وَضَعَ يَدَهُ الْيُسْرَى عَلَى فَخِذِهِ الْيُسْرَى، ثُمَّ وَضَعَ حَدَّ مِرْفَقِهِ الْأَيْمَنِ عَلَى فَخِذِهِ الْيُمْنَى، ثُمَّ عَقَدَ يَعْنِي ثِنْتَيْنِ ثُمَّ حَلَّقَ، وَجَعَلَ يُشِيرُ بِالسَّبَّاحَةِ يَدْعُو " وَقَالَ ابْنُ خَشْرَمٍ: وَحَلَّقَ بِالْوُسْطَى وَالْإِبْهَامِ وَرَفَعَ الَّتِي بَيْنَهُمَا يَدْعُو بِهَا يَعْنِي الْمُسَبِّحَةَ

Shahih Ibnu Khuzaimah 713: Harun bin Ishaq mengabarkan kepada kami, Ibnu Fudhail mengabarkan kepada kami, Ha’, Al Asyaj menceritakan kepada kami, Ibnu Idris mengabarkan kepada kami, Ha’, Ali bin Khasyram menceritakan kepada kami, Abdullah —ia adalah— Ibnu Idris mengabarkan kepada kami, Ha’, Abdul Jabar bin Al Ala' dan Sa’id bin Abdurrahman menceritakan kepada kami, keduanya berkata, telah menceritakan kepada kami; seluruhnya dari Ashim bin Kulaib, dari ayahnya, dari Wa'il bin Hujr. Ini adalah redaksi hadits Ibnu Fudhail, ia berkata, “Aku termasuk orang yang mendatangi Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, kemudian aku berkata, 'Aku pasti akan melihat cara shalat Rasulullah SAW; bagaimana beliau melaksanakan shalat; ketika Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam duduk, beliau membaringkan kaki kirinya lalu meletakkan tangan kiri di atas paha kiri kemudian meletakkan batas siku tangan kanan beliau di atas paha kanan kemudian menggabungkan —yaitu dua jari— lalu membuat lingkaran dan memberikan isyarat dengan jari telunjuk dan berdoa'.”869 Ibnu Khasyram berkata, “Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam melingkarkan jari tengah, jari jempol dan mengangkat jari yang berada di antara keduanya kemudian berdoa dengannya- maksudnya dengan jari-jari telunjuk.”

Shahih Ibnu Khuzaimah Nomer 713