Hadits Shahih Ibnu Khuzaimah

Hadits Shahih Ibnu Khuzaimah

Muhammad bin Ishaq Abu Bakar bin Khuzaimah an Naisabury

Biografi Ibnu KHuzaimah


صحيح ابن خزيمة ٨٩١: نا بَحْرُ بْنُ نَصْرِ بْنِ سَابَقٍ الْخَوْلَانِيُّ، نا ابْنُ وَهْبٍ، حَدَّثَنِي مُعَاوِيَةُ بْنُ صَالِحٍ، عَنْ عِيسَى بْنِ عَاصِمٍ، عَنْ زِرِّ بْنِ حُبَيْشٍ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ: صَلَّيْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَاةَ الصُّبْحِ قَالَ: فَبَيْنَمَا هُوَ فِي الصَّلَاةِ مَدَّ يَدَهُ، ثُمَّ أَخَّرَهَا، فَلَمَّا فَرَغَ مِنَ الصَّلَاةِ، قُلْنَا: يَا رَسُولَ اللَّهِ، صَنَعْتَ فِي صَلَاتِكَ هَذِهِ مَا لَمْ تَصْنَعْ فِي صَلَاةٍ قَبْلَهَا قَالَ: «إِنِّي رَأَيْتُ الْجَنَّةَ قَدْ عُرِضَتْ عَلَيَّ، وَرَأَيْتُ فِيهَا. . . . قُطُوفُهَا دَانِيَةٌ، حَبُّهَا كَالدُّبَّاءِ، فَأَرَدْتُ أَنْ أَتَنَاوَلَ مِنْهَا، فَأُوحِيَ إِلَيْهَا أَنِ اسْتَأْخِرِي، فَاسْتَأْخَرَتْ، ثُمَّ عُرِضَتْ عَلَيَّ النَّارُ، بَيْنِي وَبَيْنَكُمْ حَتَّى رَأَيْتُ ظِلِّيَ وَظِلَّكُمْ، فَأَوْمَأْتُ إِلَيْكُمْ أَنِ اسْتَأْخَرُوا، فَأُوحِيَ إِلَيَّ أَنْ أَقِرَّهُمْ، فَإِنَّكَ أَسْلَمْتَ وَأَسْلَمُوا، وَهَاجَرْتَ وَهَاجَرُوا، وَجَاهَدْتَ وَجَاهَدُوا، فَلَمْ أَرَ لِي عَلَيْكُمْ فَضْلًا إِلَّا بِالنُّبُوَّةِ»

Shahih Ibnu Khuzaimah 891: Bahr bin Nashr bin Sabiq Al Khaulani menceritakan kepada kami, Ibnu Wahab menceritakan kepada kami, Mu'awiyah bin Shalih menceritakan kepada kami dari Isa bin Ashim, dari Zir bin Hubaisy, dari Anas bin Malik, ia berkata, “Kami pernah Shalat Subuh bersama Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam.” Perawi berkata, “Tatkala sedang melaksanakan shalat beliau menjulurkan tangannya kemudian menariknya kembali, dan setelah selesai shalat kami bertanya, 'Wahai Rasulullah, engkau telah melakukan di dalam shalatmu ini sesuatu yang tidak pernah engkau lakukan di dalam shalat-shalat sebelumnya. Beliau menjawab, 'Sesungguhnya aku melihat surga yang telah diperlihatkannya kepadaku, maka aku melihat didalamnya buah-buahnya mudah dipetik dan bijinya seperti buah semangka, lalu aku ingin mengambilnya, akan tetapi diperintahkan kepadanya agar pergi menjauh dan aku pun menjauh. Kemudian neraka diperlihatkan kepadaku berada di antara aku dan kamu sampai-sampai aku melihat bayangan diriku dan bayangan diri kalian. Aku kemudian mengisyaratkan kepadamu agar menjauh. Lalu diwahyukan kepadaku agar menenangkan mereka karena sesungguhnya kamu telah beriman dan mereka juga telah beriman, kamu telah berhijrah dan mereka juga telah berhijrah, kamu telah berperang dan mereka juga telah berperang. Sesungguhnya aku tidak melihat keutamaan diriku dari kamu selain kenabian.”

Shahih Ibnu Khuzaimah Nomer 891