Sunan Ibnu Majah

الأدب

Kitab Adab

ما كره من الشعر
Syair yang tidak diperbolehkan

سنن ابن ماجه ٣٧٤٩: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ حَدَّثَنَا حَفْصٌ وَأَبُو مُعَاوِيَةَ وَوَكِيعٌ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَأَنْ يَمْتَلِئَ جَوْفُ الرَّجُلِ قَيْحًا حَتَّى يَرِيَهُ خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يَمْتَلِئَ شِعْرًا إِلَّا أَنَّ حَفْصًا لَمْ يَقُلْ يَرِيَهُ

Sunan Ibnu Majah 3749: Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar telah menceritakan kepada kami Hafsh, Abu Mu'awiyah dan Waki' dari Al A'masy dari Abu Shalih dari Abu Hurairah dia berkata: Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda: "Di penuhinya hati (perut) seseorang dengan nanah hingga rusak, lebih baik baginya daripada di penuhi oleh sya'ir." Namun Hafsh tidak menyebutkan: "Hingga rusak."

Sunan Ibnu Majah Nomer 3749