سنن ابن ماجه ٤٣١١: حَدَّثَنَا الْعَبَّاسُ بْنُ مُحَمَّدٍ الدُّورِيُّ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَبِي بُكَيْرٍ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أُوقِدَتْ النَّارُ أَلْفَ سَنَةٍ فَابْيَضَّتْ ثُمَّ أُوقِدَتْ أَلْفَ سَنَةٍ فَاحْمَرَّتْ ثُمَّ أُوقِدَتْ أَلْفَ سَنَةٍ فَاسْوَدَّتْ فَهِيَ سَوْدَاءُ كَاللَّيْلِ الْمُظْلِمِ
Sunan Ibnu Majah 4311: Telah menceritakan kepada kami Al 'Abbas bin Muhammad Ad Duuri telah menceritakan kepada kami Yahya bin Abu Bukair telah menceritakan kepada kami Syarik dari 'Ashim dari Abu Shalih dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam beliau bersabda: "Api neraka dinyalakan selama seribu tahun lamanya sehingga ia menjadi sangat putih, kemudian dinyalakan lagi selama setahun sehingga ia menjadi sangat merah lalu dinyalakan lagi selama seribu tahun lamanya sehingga ia menjadi sangat hitam, yaitu seperti gelapnya malam."
Sunan Ibnu Majah Nomer 4311