Sunan Ibnu Majah

الصلاة

Kitab Sholat

الإبراد بالظهر في شدة الحر
Menunggu pelaksanaan shalat zhuhur hingga sejuk saat terik panas

سنن ابن ماجه ٦٧٠: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رُمْحٍ أَنْبَأَنَا اللَّيْثُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ وَأَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا اشْتَدَّ الْحَرُّ فَأَبْرِدُوا بِالظُّهْرِ فَإِنَّ شِدَّةَ الْحَرِّ مِنْ فَيْحِ جَهَنَّمَ

Sunan Ibnu Majah 670: Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Rumh berkata: telah memberitakan kepada kami Al Laits bin Sa'd dari Ibnu Syihab dari Sa'id Ibnul Musayyab dan Abu Salamah bin Abdurrahman dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda: "Jika panas sangat menyengat, maka tundalah shalat zhuhur sampai hari menjadi dingin (teduh), sesungguhnya panas yang menyengat adalah dari hembusan jahannam."

Sunan Ibnu Majah Nomer 670