Sunan Ibnu Majah

المقدمة

Kitab Mukadimah

تعظيم حديث رسول الله صلى الله عليه وسلم والتغليظ
Mengagungkan hadits Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Sallam

سنن ابن ماجه ٢٠: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ عَنْ أَبِي الْبَخْتَرِيِّ عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ السُّلَمِيِّ عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ قَالَ إِذَا حَدَّثْتُكُمْ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَدِيثًا فَظُنُّوا بِهِ الَّذِي هُوَ أَهْنَاهُ وَأَهْدَاهُ وَأَتْقَاهُ

Sunan Ibnu Majah 20: Telah menceritakan kepada kami Muhamad bin Basysyar berkata: telah menceritakan kepada kami Yahya bin Sa'id dari Syu'bah dari 'Amru bin Murrah dari Abul Bahktari dari Abu Abdurrahman As Sulami dari Ali bin Abu Thalib ia berkata: "Apabila aku bacakan kepada kalian sebuah hadits dari Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam, maka anggaplah bahwa Rasulullah yang menyampaikannya, dia yang memberi petunjuk dan dia yang berwasiat takwa."

Sunan Ibnu Majah Nomer 20