سنن ابن ماجه ١٩٣: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَنْبَأَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَقَ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَمِينُ اللَّهِ مَلْأَى لَا يَغِيضُهَا شَيْءٌ سَحَّاءُ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ وَبِيَدِهِ الْأُخْرَى الْمِيزَانُ يَرْفَعُ الْقِسْطَ وَيَخْفِضُ قَالَ أَرَأَيْتَ مَا أَنْفَقَ مُنْذُ خَلَقَ اللَّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ لَمْ يَنْقُصْ مِمَّا فِي يَدَيْهِ شَيْئًا
Sunan Ibnu Majah 193: Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah berkata: telah menceritakan kepada kami Yazid bin Harun berkata: telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Ishaq dari Abu Az Zinad dari Al A'raj dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Tangan kanan Allah terisi penuh dan tidak berkurang meskipun siang dan malam selalu memberi. Sedangkan di tangan yang lain terdapat neraca, Ia angkat dan rendahkan timbangan itu." Beliau melanjutkan: "Tidakkah engkau perhatikan bagaimana Allah telah memberikan (rizki) semenjak Ia ciptakan langit dan bumi, dan itu tidak menjadikan kurang sedikit pun apa yang ada di tangan-Nya."
Sunan Ibnu Majah Nomer 193