سنن ابن ماجه ٢١٧: حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ مُسْلِمٍ حَدَّثَنَا مَرْوَانُ بْنُ جَنَاحٍ عَنْ يُونُسَ بْنِ مَيْسَرَةَ بْنِ حَلْبَسٍ أَنَّهُ حَدَّثَهُ قَالَ سَمِعْتُ مُعَاوِيَةَ بْنَ أَبِي سُفْيَانَ يُحَدِّثُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ الْخَيْرُ عَادَةٌ وَالشَّرُّ لَجَاجَةٌ وَمَنْ يُرِدْ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ
Sunan Ibnu Majah 217: Telah menceritakan kepada kami Hisyam bin Ammar berkata: telah menceritakan kepada kami Al Walid bin Muslim berkata: telah menceritakan kepada kami Marwan bin Janah dari Yunus bin Maisarah bin Halbas bahwasanya ia menceritakan kepadanya, ia berkata: Aku mendengar Mu'awiyah bin Abu Sufyan menceritakan dari Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam, bahwasanya beliau bersabda: "Kebaikan adalah kebiasaan (bagi seorang mukmin) dan keburukan adalah permusuhan. Dan barangsiapa Allah menghendaki kebaikan pada seseorang maka Allah akan memahamkan agama kepadanya."
Sunan Ibnu Majah Nomer 217