Sunan Ibnu Majah

الأحكام

Kitab Hukum-Hukum

القضاء بالقرعة
Memutuskan dengan undian

سنن ابن ماجه ٢٣٣٦: حَدَّثَنَا نَصْرُ بْنُ عَلِيٍّ الْجَهْضَمِيُّ وَمُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى قَالَا حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى حَدَّثَنَا خَالِدٌ الْحَذَّاءُ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَبِي الْمُهَلَّبِ عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ أَنَّ رَجُلًا كَانَ لَهُ سِتَّةُ مَمْلُوكِينَ لَيْسَ لَهُ مَالٌ غَيْرُهُمْ فَأَعْتَقَهُمْ عِنْدَ مَوْتِهِ فَجَزَّأَهُمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَعْتَقَ اثْنَيْنِ وَأَرَقَّ أَرْبَعَةً

Sunan Ibnu Majah 2336: Telah menceritakan kepada kami Nashr bin Ali Al Jahdlami dan Muhammad Ibnul Mutsanna keduanya berkata: telah menceritakan kepada kami Abdul A'la berkata: telah menceritakan kepada kami Khalid Al Hadzdza dari Abu Qilabah dari Abu Al Muhallib dari Imran bin Hushain berkata: "Ada seorang laki-laki yang memiliki enam orang budak, dan ia tidak memiliki harta apapun selain mereka. Saat akan meninggal ia memerdekakan mereka semua, namun Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam membagi-bagi mereka. Hingga akhirnya ia hanya memerdekakan dua orang dan menyisakan empat orang budak."

Sunan Ibnu Majah Nomer 2336