Sunan Ibnu Majah

الأحكام

Kitab Hukum-Hukum

الصلح
Damai

سنن ابن ماجه ٢٣٤٤: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ مَخْلَدٍ حَدَّثَنَا كَثِيرُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ عَوْفٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ الصُّلْحُ جَائِزٌ بَيْنَ الْمُسْلِمِينَ إِلَّا صُلْحًا حَرَّمَ حَلَالًا أَوْ أَحَلَّ حَرَامًا

Sunan Ibnu Majah 2344: Telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abu Syaibah berkata: telah menceritakan kepada kami Khalid bin Makhlad berkata: telah menceritakan kepada kami Katsir bin Abdullah bin Amru bin Auf dari Bapaknya dari Kakeknya ia berkata: "Aku mendengar Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda: "Berdamai antara kaum muslimin itu boleh, kecuali damai untuk mengharamkan yang halal atau yang menghalalkan yang haram."

Sunan Ibnu Majah Nomer 2344