Sunan Ibnu Majah

الأحكام

Kitab Hukum-Hukum

القضاء بالشاهد واليمين
Memutuskan hukum dengan adanya saksi dan sumpah

سنن ابن ماجه ٢٣٥٩: حَدَّثَنَا أَبُو مُصْعَبٍ الْمَدِينِيُّ أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الزُّهْرِيُّ وَيَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الدَّوْرَقِيُّ قَالَا حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ مُحَمَّدٍ الدَّرَاوَرْدِيُّ عَنْ رَبِيعَةَ بْنِ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ سُهَيْلِ بْنِ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَضَى بِالْيَمِينِ مَعَ الشَّاهِدِ

Sunan Ibnu Majah 2359: Telah menceritakan kepada kami Abu Mush'ab Al Madini Ahmad bin Abdullah Az Zuhri dan Ya'qub bin Ibrahim Ad Dauraqqi keduanya berkata: telah menceritakan kepada kami Abdul Aziz bin Muhammad Ad Darawardi dari Rabi'ah bin Abu 'Abdurrahman dari Suhail bin Abu Shalih dari Bapaknya dari Abu Hurairah berkata: "Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam memutuskan bahwa sumpah harus ada saksi."

Sunan Ibnu Majah Nomer 2359