Sunan Ibnu Majah

الأحكام

Kitab Hukum-Hukum

الحوالة
Hiwalah (pemindahan hutang)

سنن ابن ماجه ٢٣٩٤: حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الظُّلْمُ مَطْلُ الْغَنِيِّ وَإِذَا أُتْبِعَ أَحَدُكُمْ عَلَى مَلِيءٍ فَلْيَتْبَعْ

Sunan Ibnu Majah 2394: Telah menceritakan kepada kami Hisyam bin Ammar berkata: telah menceritakan kepada kami Sufyan bin Uyainah dari Abu Az Zinad dari Al A'raj dari Abu Hurairah ia berkata: "Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda: "Orang kaya yang menunda-nunda membayar hutang adalah zhalim, dan jika hutang salah seorang dari kalian dipindahkan (kewajiban untuk membayar) kepada orang kaya hendaklah menerimanya."

Sunan Ibnu Majah Nomer 2394