Sunan Ibnu Majah

الأحكام

Kitab Hukum-Hukum

إنظار المعسر
Memberi perpanjangan waktu kepada orang kesusahan

سنن ابن ماجه ٢٤١٠: حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الدَّوْرَقِيُّ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ إِسْحَقَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ مُعَاوِيَةَ عَنْ حَنْظَلَةَ بْنِ قَيْسٍ عَنْ أَبِي الْيَسَرِ صَاحِبِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُظِلَّهُ اللَّهُ فِي ظِلِّهِ فَلْيُنْظِرْ مُعْسِرًا أَوْ لِيَضَعْ لَهُ

Sunan Ibnu Majah 2410: Telah menceritakan kepada kami Ya'qub bin Ibrahim Ad Dauraqi berkata: telah menceritakan kepada kami Isma'il bin Ibrahim dari 'Abdurrahman bin Ishaq dari 'Abdurrahman bin Mu'awiyah dari Hanzhalah bin Qais dari Abu Al Yasar -seorang sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam- ia berkata: "Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda: "Barangsiapa yang ingin dilindungi Allah dalam lindungan-Nya, hendaklah ia memberi kemudahan atau membebaskan (hutang) orang yang kesusahan."

Sunan Ibnu Majah Nomer 2410