Sunan Ibnu Majah

الأحكام

Kitab Hukum-Hukum

من أعتق شركا له في عبد
Barangsiapa membebaskan bagiannya pada diri seorang budak yang dimilik secara berserikat

سنن ابن ماجه ٢٥١٩: حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَكِيمٍ حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ عُمَرَ حَدَّثَنَا مَالِكُ بْنُ أَنَسٍ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَعْتَقَ شِرْكًا لَهُ فِي عَبْدٍ أُقِيمَ عَلَيْهِ بِقِيمَةِ عَدْلٍ فَأَعْطَى شُرَكَاءَهُ حِصَصَهُمْ إِنْ كَانَ لَهُ مِنْ الْمَالِ مَا يَبْلُغُ ثَمَنَهُ وَعَتَقَ عَلَيْهِ الْعَبْدُ وَإِلَّا فَقَدْ عَتَقَ مِنْهُ مَا عَتَقَ

Sunan Ibnu Majah 2519: Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Hakim Telah menceritakan kepada kami Utsman bin Umar Telah menceritakan kepada kami Malik bin Anas dari Nafi' dari Ibnu Umar dia berkata: Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda: "Barang siapa yang memerdekakan budak, sedangkan ia memiliki partner dalam pembebasan budak, kemudian memiliki harta seharga budak tersebut, maka ia harus membayar bagiannya kepada partnernya secara adil, jika tidak seperti itu, maka ia hanya membebaskan dengan bagiannya saja."

Sunan Ibnu Majah Nomer 2519