Sunan Ibnu Majah

الحدود

Kitab Hudud

من أظهر الفاحشة
Orang yang menampakkan perbuatan keji

سنن ابن ماجه ٢٥٥٠: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ خَلَّادٍ الْبَاهِلِيُّ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ الْقَاسِمِ بْنِ مُحَمَّدٍ قَالَ ذَكَرَ ابْنُ عَبَّاسٍ الْمُتَلَاعِنَيْنِ فَقَالَ لَهُ ابْنُ شَدَّادٍ أَهِيَ الَّتِي قَالَ لَهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَوْ كُنْتُ رَاجِمًا أَحَدًا بِغَيْرِ بَيِّنَةٍ لَرَجَمْتُهَا فَقَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ تِلْكَ امْرَأَةٌ أَعْلَنَتْ

Sunan Ibnu Majah 2550: Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Khalad Al Bahili, telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Abu Az Zinad dari Al Qasim bin Muhammad berkata: Ibnu Abbas menyebutkan tentang dua orang yang saling meli'an. Ibnu Syadad berkata kepadanya: "Apakah wanita itu yang dikatakan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam? Seandainya aku adalah orang yang menghukum rajam seseorang tanpa harus ada saksi, niscaya aku akan menghukumnya? Ibnu Abbas berkata: "Wanita tersebut mengikrarkan sendiri perbuatannya."

Sunan Ibnu Majah Nomer 2550