سنن ابن ماجه ٢٥٩٣: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ وَابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ خَالِدٍ الْحَذَّاءِ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَبِي الْأَشْعَثِ عَنْ عُبَادَةَ بْنِ الصَّامِتِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَصَابَ مِنْكُمْ حَدًّا فَعُجِّلَتْ لَهُ عُقُوبَتُهُ فَهُوَ كَفَّارَتُهُ وَإِلَّا فَأَمْرُهُ إِلَى اللَّهِ
Sunan Ibnu Majah 2593: Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Mutsanna, telah menceritakan kepada kami Abdul Wahab dan Ibnu Abu Adi dari Khalid Al Khadza` dari Abu Qilabah dari Abul `Asy'ats dari Ubadah bin Shamit, ia berkata: Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda: "Barangsiapa diantara kalian terkena hukum hudud maka mempercepat hukuman adalah kafaratnya. Sementara apabila tidak dipercepat, maka urusannya dikembalikan kepada Allah."
Sunan Ibnu Majah Nomer 2593