موطأ مالك ١٢٠١: و حَدَّثَنِي مَالِك عَنْ ابْنِ شِهَابٍ أَنَّهُ سَأَلَ سَالِمَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ عَنْ كِرَاءِ الْمَزَارِعِ فَقَالَ لَا بَأْسَ بِهَا بِالذَّهَبِ وَالْوَرِقِ قَالَ ابْنُ شِهَابٍ فَقُلْتُ لَهُ أَرَأَيْتَ الْحَدِيثَ الَّذِي يُذْكَرُ عَنْ رَافِعِ بْنِ خَدِيجٍ فَقَالَ أَكْثَرَ رَافِعٌ وَلَوْ كَانَ لِي مَزْرَعَةٌ أَكْرَيْتُهَا
Muwatha' Malik 1201: Telah menceritakan kepadaku Malik dari Ibnu Syihab Bahwasanya ia bertanya kepada Salim bin Abdullah bin Umar tentang sewa menyewa kebun, lalu dia menjawab: "Tidak mengapa jika menggunakan emas maupun perak." Ibnu Syihab berkata: "Saya bertanya: 'Bagaimana menurutmu dengan hadits yang disebutkan dari Rafi' bin Khudaij? ' Dia menjawab: 'Rafi' terlalu berlebihan. Jika saya memiliki kebun, niscaya akan saya sewakan'."
Muwatha' Malik Nomer 1201