Muwatha' Malik

العقول

Kitab Tebusan

ما يوجب العقل على الرجل في خاصة ماله
Yang mewajibkan denda bagi harta khusus seseorang

موطأ مالك ١٣٦٣: و حَدَّثَنِي يَحْيَى عَنْ مَالِك عَنْ ابْنِ شِهَابٍ أَنَّهُ قَالَ مَضَتْ السُّنَّةُ أَنَّ الْعَاقِلَةَ لَا تَحْمِلُ شَيْئًا مِنْ دِيَةِ الْعَمْدِ إِلَّا أَنْ يَشَاءُوا ذَلِكَ و حَدَّثَنِي يَحْيَى عَنْ مَالِك عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ مِثْلَ ذَلِكَ

Muwatha' Malik 1363: Telah menceritakan kepadaku Yahya dari Malik dari Ibnu Syihab berkata: "Sudah menjadi sesuatu yang lazim (dalam sunah) bahwa Al Aqilah tidak terbebani oleh diat pembunuhan yang disengaja, kecuali jika bersedia." Telah menceritakan kepadaku Yahya dari Malik dari Yahya bin Sa'id seperti hadits tersebut.

Muwatha' Malik Nomer 1363