Muwatha' Malik

وقوت الصلاة

Kitab Waktu-Waktu Sholat

النهي عن الصلاة بالهاجرة
Larangan shalat saat panas menyengat

موطأ مالك ٢٦: و حَدَّثَنِي عَنْ مَالِك عَنْ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا اشْتَدَّ الْحَرُّ فَأَبْرِدُوا عَنْ الصَّلَاةِ فَإِنَّ شِدَّةَ الْحَرِّ مِنْ فَيْحِ جَهَنَّمَ

Muwatha' Malik 26: Perawi menerangkan: dan telah menceritakan kepadaku dari Malik dari Abu Az Zinad dari Al A'raj dari Abu Hurairah Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda: "Apabila panas telah menyengat maka tundalah waktu shalat hingga teduh, karena kerasnya panas berasal dari hembusan Jahannam."

Muwatha' Malik Nomer 26