صحيح مسلم ٤٨٨٠: حَدَّثَنِي عَمْرٌو النَّاقِدُ وَزُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ قَالَا حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ حَدَّثَنِي سُمَيٌّ عَنْ أَبِي صَالِحٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَتَعَوَّذُ مِنْ سُوءِ الْقَضَاءِ وَمِنْ دَرَكِ الشَّقَاءِ وَمِنْ شَمَاتَةِ الْأَعْدَاءِ وَمِنْ جَهْدِ الْبَلَاءِ قَالَ عَمْرٌو فِي حَدِيثِهِ قَالَ سُفْيَانُ أَشُكُّ أَنِّي زِدْتُ وَاحِدَةً مِنْهَا
Shahih Muslim 4880: Telah menceritakan kepadaku 'Amr An Naqid dan Zuhair bin Harb mereka berdua berkata: telah menceritakan kepada kami Sufyan bin 'Uyainah telah menceritakan kepadaku Sumayya dari Abu Shalih dari Abu Hurairah bahwasanya Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pernah berdoa untuk berlindung dari takdir buruk, kesialan, dan cacian musuh (karena kemalangan diri), dan dari ujian yang memayahkan. Amru mengatakan dalam haditsnya: "Sufyan berkata: 'Saya merasa ragu bahwasanya saya telah menambah salah satu kata dalam hadits tersebut.'"
Shahih Muslim Nomer 4880