Hadits Shahih Muslim

الزهد والرقائق

Kitab Zuhud dan Kelembutan Hati

النهي عن المدح إذا كان فيه إفراط وخيف منه فتنة على
Larangan memberi pujian jika dikhawatirkan akan menjadi fitnah

صحيح مسلم ٥٣٢١: حَدَّثَنِي أَبُو جَعْفَرٍ مُحَمَّدُ بْنُ الصَّبَّاحِ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ زَكَرِيَّاءَ عَنْ بُرَيْدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ أَبِي بُرْدَةَ عَنْ أَبِي مُوسَى قَالَ سَمِعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلًا يُثْنِي عَلَى رَجُلٍ وَيُطْرِيهِ فِي الْمِدْحَةِ فَقَالَ لَقَدْ أَهْلَكْتُمْ أَوْ قَطَعْتُمْ ظَهْرَ الرَّجُلِ

Shahih Muslim 5321: Telah menceritakan kepadaku Abu Ja'far Muhammad bin Ash Shabbah telah menceritakan kepada kami Isma'il bin Zakariya dari Buraid bin Abdullah dari Abu Burdah dari Abu Musa berkata: Nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam mendengar seseorang memuji seseorang lainnya secara berlebihan lalu beliau bersabda: "Kalian telah binasa -atau: Kalian telah memutuskan punggung seseorang."

Shahih Muslim Nomer 5321