مسند الشافعي ٨٨٨: أَخْبَرَنَا مَالِكُ بْنُ أَنَسٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَمْرَةَ، أَنَّهَا سَمِعَتْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا وَذُكِرَ لَهَا أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ يَقُولُ: إِنَّ الْمَيِّتِ لَيُعَذَّبُ بِبُكَاءِ الْحَيِّ، فَقَالَتْ عَائِشَةُ: أَمَا إِنَّهُ لَمْ يَكْذِبْ، وَلَكِنَّهُ أَخْطَأَ أَوْ نَسِيَ، إِنَّمَا مَرَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى يَهُودِيَّةٍ وَهِيَ يَبْكِي عَلَيْهَا أَهْلُهَا فَقَالَ: «إِنَّهُمْ لَيَبْكُونَ عَلَيْهَا وَإِنَّهَا لَتُعَذَّبُ فِي قَبْرِهَا»
Musnad Syafi'i 888: Malik bin Anas mengabarkan kepada kami dari Abdullah bin Abu Bakar, dori ayahnya, dari Amrah bahwa ia pernah mendengar dari Aisyah ketika disebutkan kepadanya bahwa Abdullah bin Umar pernah berkata, "Sesungguhnya mayit itu benar-benar disiksa karena tangisan orang yang masih hidup." Maka Aisyah berkata, "Ingatlah, sesungguhnya ia tidak berdusta, melainkan keliru atau lupa, Sesungguhnya Rasulullah mendapati ada jenazah seorang wanita Yahudi yang sedang ditangisi oleh keluarganya, lalu beliau bersabda, 'Sesungguhnya mereka benar-benar menangisinya, dan sesungguhnya ia benar-benar disiksa di dalam kuburnya'. 136
Musnad Syafi'i Nomer 888