مسند الشافعي ١٨٨: أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ مِهْرَانَ، عَنْ عُمَارَةَ، عَنِ الْأَسْوَدِ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ: لَا يَجْعَلَنَّ أَحَدُكُمْ لِلشَّيْطَانِ مِنْ صَلَاتِهِ جُزْءًا، يَرَى أَنَّ حَتْمًا عَلَيْهِ أَنْ لَا يَنْفَتِلَ إِلَّا عَنْ يَمِينِهِ، فَلَقَدْ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَكْثَرَ مَا كَانَ يَنْصَرِفُ عَنْ يَسَارِهِ
Musnad Syafi'i 188: Sufyan mengabarkan kepada kami dari Sulaiman bin Mahran, dari Umarah, dari Al Aswad, dari Abdullah, ia berkata, “Jangan sekali-kali seseorang dari kalian menjadikan sebagian shalat untuk syetan.” Ia berpendapat bahwa merupakan suatu keharusan baginya untuk tidak bubar (dari shalatnya) kecuali dari arah kanamya. (Ia berkata), “Sesungguhnya aku pernah melihat Rasulullah bubar kebanyakan dari arah kirinya.” 194
Musnad Syafi'i Nomer 188