بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
فَمَنْ ثَقُلَتْ مَوَازِيْنُهٗ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ ﴿١٠٢﴾
fa man ṡaqulat mawāzīnuhụ fa ulā`ika humul-mufliḥụn
Barangsiapa berat timbangan (kebaikan)nya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung.
Tafsir Surah Al-Mu’minun Ayat: 102
Firman Allahﷻ:
فَمَنْ ثَقُلَتْ مَوَازِيْنُهٗ
( Barang siapa yang berat timbangan (kebaikan)nya ) (Al-Mu'minun, 23:102)
Yakni, barang siapa yang timbangan amal kebaikannya berat, sedangkan timbangan amal keburukannya ringan, walaupun hanya dengan satu kebaikan. Demikian menurut pendapat Ibnu Abbas.
فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ
( Maka mereka itulah orang-orang yang mendapat keberuntungan. ) (Al-Mu'minun, 23:102)
Yakni orang-orang yang beruntung adalah orang-orang yang selamat dari neraka dan masuk surga. Ibnu Abbas mengatakan bahwa mereka adalah orang-orang yang berhasil meraih apa yang didambakannya dan selamat dari keburukan yang dihindarinya.