بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
قَالَ رَبِّ احْكُمْ بِالْحَقِّۗ وَرَبُّنَا الرَّحْمٰنُ الْمُسْتَعَانُ عَلٰى مَا تَصِفُوْنَ ﴿١١٢﴾
qāla rabbiḥkum bil-ḥaqq, wa rabbunar-raḥmānul-musta'ānu 'alā mā taṣifụn
Dia (Muhammad) berkata, “Ya Tuhanku, berilah keputusan dengan adil. Dan Tuhan kami Maha Pengasih, tempat memohon segala pertolongan atas semua yang kamu katakan.”
Tafsir Surah Al-Anbiya Ayat: 112
Yakni berilah keputusan di antara kami dan kaum kami yang mendustakan kebenaran.
*Qatadah mengatakan bahwa dahulu para nabi selalu mengucapkan: ( Ya Tuhan kami, berilah keputusan antara kami dan kaum kami dengan hak (adil) dan Engkaulah Pemberi keputusan yang sebaik-baiknya. ) (Al-A'raf, 7:89) Allahﷻ memerintahkan pula kepada Nabi-Nya agar mengucapkan hal tersebut.
*Diriwayatkan dari Malik, dari Zaid ibnu Aslam, bahwa Rasulullahﷺ apabila menghadiri suatu peperangan selalu membacakan firman-Nya: ( Ya Tuhanku, berilah keputusan dengan adil. Dan Tuhan kami ialah Tuhan Yang Maha Pemurah lagi yang dimohonkan pertolonganNya terhadap apa yang kalian katakan. ) (Al-Anbiya, 21:112) Yaitu terhadap apa yang kalian katakan dan kalian buat-buat berupa kedustaan dan berbagai macam kebohongan. Dan hanya Allah-lah saya memohon pertolongan terhadap apa yang kalian lakukan itu.