بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
اِنِّيْٓ اَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيْمٍ ۗ ﴿١٣٥﴾
innī akhāfu 'alaikum 'ażāba yaumin 'aẓīm
sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa azab pada hari yang besar.”
Tafsir Surah Asy-Syu`ara` Ayat: 135
*( 132-135. ) Selanjutnya Nabi Hud mengingatkan mereka akan nikmat-nikmat Allah yang telah dikaruniakan kepada mereka:
وَاتَّقُوا الَّذِيْٓ اَمَدَّكُمْ بِمَا تَعْلَمُوْنَ. اَمَدَّكُمْ بِاَنْعَامٍ وَّبَنِيْنَ. وَجَنّٰتٍ وَّعُيُوْنٍ. اِنِّيْٓ اَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيْمٍ
( Dan bertakwalah kepada Allah yang telah menganugerahkan kepada kalian apa yang kalian ketahui. Dia telah menganugerahkan kepada kalian binatang-binatang ternak dan anak-anak, dan kebun-kebun dan mata air, sesungguhnya aku takut kalian akan ditimpa azab hari yang besar. ) (Asy-Syu'ara', 26:132-26:135)
Yaitu jika kalian mendustakan dan menentang-Nya. Nabi Hud menyeru mereka dengan metode targib (anjuran) dan tarhib (peringatan), tetapi hal itu tidak bermanfaat bagi mereka.