بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
صِبْغَةَ اللّٰهِ ۚ وَمَنْ اَحْسَنُ مِنَ اللّٰهِ صِبْغَةً ۖ وَّنَحْنُ لَهٗ عٰبِدُوْنَ ﴿١٣٨﴾
ṣibgatallāh, wa man aḥsanu minallāhi ṣibgataw wa naḥnu lahụ 'ābidụn
Sibgah Allah.” Siapa yang lebih baik sibgah-nya daripada Allah? Dan kepada-Nya kami menyembah.
Tafsir Surah Al-Baqarah Ayat: 138
Firman Allahﷻ,
صِبْغَةَ اللّٰهِ
( Sibgah Allah. ) (Al-Baqarah, 2:138)
*Menurut Ad-Dahhak, dari Ibnu Abbas, yang dimaksud dengan SHIBGHAH ialah agama Allah. Hal yang semakna telah diriwayatkan pula dari Mujahid, Abul Aliyah, Ikrimah, Ibrahim, Al-Hasan, Qatadah, Ad-Dahhak, Abdullah ibnu Kasir, Atiyyah Al-Aufi, Ar-Rabi' ibnu Anas, dan As-Saddi.
*Lafaz SHIBGHAH dibaca nasab, yakni SHIBGHATALLĀHI, adakalanya karena sebagai igra' (anjuran), seperti pengertian yang terkandung di dalam firman lainnya, yaitu:
فِطْرَتَ اللّٰهِ الَّتِيْ فَطَرَ النَّاسَ عَلَيْهَا
( (sesuai) fitrah Allah disebabkan Dia telah menciptakan manusia menurut (fitrah) itu. ) (Ar-Rum, 30:30)
*Dengan demikian, berarti makna SHIBGHATALLĀHI ialah tetaplah kalian pada SHIBGHAH (agama) Allah itu.
*Ulama yang lain mengatakan bahwa lafaz SHIBGHAH dibaca nasab karena berkedudukan sebagai badal dari firman-Nya:
مِلَّةَ اِبْرٰهٖمَ حَنِيْفًا
( (kami mengikuti) agama Ibrahim yang lurus. ) (Al-Baqarah, 2:135)
*Menurut Imam Sibawaih, lafaz SHIBGHAH dibaca nasab karena menjadi masdar mu'akkid dari fi'il yang terkandung di dalam firman-Nya:
اٰمَنَّا بِاللّٰهِ
( Kami beriman kepada Allah. ) (Al-Baqarah, 2:136);
Perihalnya sama dengan firman-Nya:
وَعْدَ اللّٰهِ
( Allah telah membuat suatu janji. ) (An-Nisa, 4:122)
*Telah disebutkan di dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Abu Hatim dan Ibnu Murdawaih melalui riwayat Asy'as ibnu Ishaq, dari Sa'id ibnu Jubair, dari Ibnu Abbas, bahwa Nabiﷺ pernah bersabda:
"Sesungguhnya orang-orang Bani Israil pernah bertanya, "Wahai utusan Allah, apakah Tuhanmu melakukan celupan? Musa menjawab, "Jangan kalian sembarangan, bertakwalah kepada Allah! Maka Tuhannya menyerunya, "Hai Musa, apakah mereka menanyakan kepadamu bahwa benarkah Tuhanmu melakukan celupan? Katakanlah, Benar, Aku mencelup berbagai warna, ada yang merah, ada yang putih, dan ada yang hitam, semuanya adalah hasil celupan-Ku. Allahﷻ menurunkan kepada Nabi-Nya ayat berikut, yaitu firman-Nya: ( Sibgah Allah. Dan siapakah yang lebih baik sibgah-nya daripada Allah! ) (Al-Baqarah, 2:138)
*Demikianlah menurut apa yang disebutkan di dalam riwayat Ibnu Murdawaih secara marfu', sedangkan sanad ini menurut riwayat Ibnu Abu Hatim berpredikat mauquf, tetapi sanad Ibnu Abu Hatim lebih dekat kepada predikat marfu' jika sanadnya sahih.