بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
فَاسْتَفْتِهِمْ اَلِرَبِّكَ الْبَنَاتُ وَلَهُمُ الْبَنُوْنَۚ ﴿١٤٩﴾
fastaftihim a lirabbikal-banātu wa lahumul-banụn
Maka tanyakanlah (Muhammad) kepada mereka (orang-orang kafir Mekah), “Apakah anak-anak perempuan itu untuk Tuhanmu sedangkan untuk mereka anak-anak laki-laki?”
Tafsir Surah As-Saffat Ayat: 149
*Allahﷻ berfirman, mengingkari sikap orang-orang musyrik karena mereka telah menjadikan bagi Allah anak-anak perempuan; Mahasuci Allah dari apa yang mereka tuduhkan. Sedangkan bagi mereka apa yang disukai oleh mereka, yakni anak laki-laki. Dengan kata lain, menginginkan yang terbaik untuk diri mereka.
وَاِذَا بُشِّرَ اَحَدُهُمْ بِالْاُنْثٰى ظَلَّ وَجْهُهٗ مُسْوَدًّا وَّهُوَ كَظِيْمٌ
( Dan apabila seseorang dari mereka diberi kabar dengan (kelahiran) anak perempuan, hitamlah (merah padamlah) mukanya, dan dia sangat marah. ) (An-Nahl, 16:58)
Yakni dia tidak senang dengan kelahiran anak perempuan itu, dan yang dipilih buat dirinya hanyalah anak laki-laki. Allahﷻ berfirman, bahwa mengapa mereka menisbatkan kepada Allahﷻ bagian yang tidak mereka ingini buat diri mereka sendiri. Karena itulah disebutkan oleh firman Allahﷻ:
فَاسْتَفْتِهِمْ
( Tanyakanlah kepada mereka. ) (Ash-Shaffat, 37:149)
*Perintah ini mengandung nada ingkar terhadap perbuatan mereka.
اَلِرَبِّكَ الْبَنَاتُ وَلَهُمُ الْبَنُوْنَ
( Apakah untuk Tuhanmu anak-anak perempuan dan untuk mereka anak laki-laki. ) (Ash-Shaffat, 37:149)
*Semakna dengan apa yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:
اَلَكُمُ الذَّكَرُ وَلَهُ الْاُنْثٰى. تِلْكَ اِذًا قِسْمَةٌ ضِيْزٰى
( Apakah patut untuk kamu (anak) laki-laki dan untuk Allah (anak) perempuan? Yang demikian itu tentulah suatu pembagian yang tidak adil. ) (An-Najm, 53:21-53:22)