بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
نَزَّاعَةً لِّلشَّوٰىۚ ﴿١٦﴾
nazzā'atal lisy-syawā
yang mengelupaskan kulit kepala.
Tafsir Surah Al-Ma’arij Ayat: 16
*Ibnu Abbas dan Mujahid mengatakan bahwa syawa artinya kulit kepala.
*Menurut riwayat Al-Aufi, dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna ayat ini: ( Yang mengelupaskan kulit kepala. ) (Al-Ma'arij, 70:16) Artinya, kulit kepala dan kepalanya. Mujahid mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah daging yang menutupi batok kepala. Sa'id ibnu Jubair mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah semua otot dan urat-uratnya.
*Abu Saleh mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: ( Yang mengelupaskan kulit kepala. ) (Al-Ma'arij, 70:16) Yakni jari jemari kedua tangan dan kedua kakinya. Ia mengatakan pula sehubungan dengan makna ayat ini, bahwa yang dimaksud ialah daging kedua betis.
*Al-Hasan Al-Basri dan Sabit Al-Bannani telah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: ( Yang mengelupaskan kulit kepala. ) (Al-Ma'arij, 70:16) Yaitu bagian-bagian wajahnya yang terhormat. Al-Hasan telah mengatakan pula bahwa api neraka itu membakar segala sesuatu yang ada pada tubuh orang kafir, dan yang tersisa adalah hatinya, lalu hatinya menjerit.
*Qatadah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: ( Yang mengelupaskan kulit kepala. ) (Al-Ma'arij, 70:16) Maksudnya, mengelupaskan kulit kepalanya dan bagian wajahnya yang terhormat serta tubuhnya dan semua jari jemarinya.
*Ad-Dahhak mengatakan bahwa daging dan kulit terkelupas semuanya dari tulangnya masing-masing hingga tiada yang tersisa pada tulangnya sesuatu pun dari dagingnya.
*Ibnu Zaid mengatakan bahwa ASY-SYAWĀ artinya tulang-tulang anggota tubuhnya. Nazza 'atari menurutnya berarti menghancurkan tulang-tulangnya, kemudian kulit dan tubuh mereka diganti dengan yang baru lagi.