بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
وَقَاسَمَهُمَآ اِنِّيْ لَكُمَا لَمِنَ النّٰصِحِيْنَۙ ﴿٢١﴾
wa qāsamahumā innī lakumā laminan-nāṣiḥīn
Dan dia (setan) bersumpah kepada keduanya, “Sesungguhnya aku ini benar-benar termasuk para penasihatmu,”
Tafsir Surah Al-A’raf Ayat: 21
Firman Allahﷻ:
وَقَاسَمَهُمَا
( Dan setan bersumpah kepada keduanya. ) (Al-A'raf, 7:21)
Maksudnya, setan mengemukakan sumpahnya dengan menyebut nama Allah kepada Adam dan Hawa.
اِنِّيْ لَكُمَا لَمِنَ النّٰصِحِيْنَ
( Sesungguhnya saya termasuk orang yang memberi nasihat kepada kamu berdua. ) (Al-A'raf, 7:21)
Yakni sesungguhnya saya telah ada di sini sebelum kamu berdua ada, dan saya lebih mengetahui tentang tempat ini. Kata qasamahuma termasuk ke dalam Bab "Mufa'alah, tetapi makna yang dimaksud ialah salah satu pihak (bukan kedua belah pihak).
*Iblis bersumpah kepada Adam dan Hawa dengan menyebut nama Allah mengenai hal tersebut, hingga iblis berhasil memperdaya keduanya. Memang adakalanya seorang mukmin tertipu karena nama Allah disebutkan.
*Qatadah mengatakan sehubungan dengan makna ayat, bahwa iblis bersumpah dengan menyebut nama Allah, "Sesungguhnya saya diciptakan sebelum kamu berdua, saya lebih mengetahui daripada kamu berdua. Maka ikutilah saya, niscaya saya memberimu petunjuk. Seorang ahlul 'ilmi mengatakan, "Barang siapa yang menipu kita dengan menyebut nama Allah, maka kita akan teperdaya olehnya.