بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
فَلْيَنْظُرِ الْاِنْسَانُ اِلٰى طَعَامِهٖٓ ۙ ﴿٢٤﴾
falyanẓuril-insānu ilā ṭa'āmih
Maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya.
Tafsir Surah `Abasa Ayat: 24
*Ini mengandung penyebutan nikmat Allah dan sekaligus menjadi bukti yang menunjukkan bahwa jasad-jasad ini setelah menjadi tulang belulang yang hancur dimakan tanah dan bercerai-berai akan dihidupkan kembali. Hal tersebut diutarakan melalui analogi dihidupkan-Nya tetumbuhan dari tanah yang mati. Untuk itu Allahﷻ berfirman:
اَنَّا صَبَبْنَا الْمَاۤءَ صَبًّا
( Sesungguhnya Kami benar-benar telah mencurahkan air (dari langit). ) ('Abasa, 80:25)