بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
تَظُنُّ اَنْ يُّفْعَلَ بِهَا فَاقِرَةٌ ۗ ﴿٢٥﴾
taẓunnu ay yuf'ala bihā fāqirah
mereka yakin bahwa akan ditimpakan kepadanya malapetaka yang sangat dahsyat.
Tafsir Surah Al-Qiyamah Ayat: 25
*TAZHUNNU di sini bermakna yakin, bukan mengira. Mujahid mengatakan bahwa FĀQIRAH artinya kebinasaan. Qatadah mengatakan keburukan. As-Saddi mengatakan bahwa mereka merasa yakin pasti binasa. Ibnu Zaid mengatakan mereka merasa pasti bahwa dirinya masuk neraka. Hal ini sama dengan apa yang disebutkan di dalam firman-Nya:
يَوْمَ تَبْيَضُّ وُجُوْهٌ وَّتَسْوَدُّ وُجُوْهٌ
( pada hari yang di waktu itu ada muka yang putih berseri, dan ada pula muka yang hitam muram. ) (Ali Imran, 3:106)
وُجُوْهٌ يَّوْمَىِٕذٍ مُّسْفِرَةٌ ضَاحِكَةٌ مُّسْتَبْشِرَةٌ وَوُجُوْهٌ يَّوْمَىِٕذٍ عَلَيْهَا غَبَرَةٌ تَرْهَقُهَا قَتَرَةٌ اُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْكَفَرَةُ الْفَجَرَةُ
( Banyak muka pada hari itu berseri-seri, tertawa dan gembira ria, dan banyak (pula) muka pada hari itu tertutup debu, dan ditutup lagi oleh kegelapan. Mereka itulah orang-orang kafir lagi durhaka. ) ('Abasa, 80:38 sampai 80:42)
Dan firman Allahﷻ:
وُجُوْهٌ يَّوْمَىِٕذٍ خَاشِعَةٌ عَامِلَةٌ نَّاصِبَةٌ تَصْلٰى نَارًا حَامِيَةً
( Banyak muka pada hari itu tunduk terhina, bekerja keras lagi kepayahan, memasuki api yang sangat panas (neraka). ) (Al-Ghasyiyah: 88:2-88:4) sampai dengan firman-Nya:
وُجُوْهٌ يَّوْمَىِٕذٍ نَّاعِمَةٌ لِّسَعْيِهَا رَاضِيَةٌ فِيْ جَنَّةٍ عَالِيَةٍ
( Banyak muka pada hari itu berseri-seri, merasa senang karena usahanya, dalam surga yang tinggi. ) (Al-Ghasyiyah: 88:8-88:10)
Dan masih banyak ayat lainnya yang berkonteks sama.