Tafsir Al-Qur'an Surah Al-Qiyamah Ayat 26

Tafsir Al-Qur'an Surah Al-Qiyamah Ayat 26

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ


كَلَّآ اِذَا بَلَغَتِ التَّرَاقِيَۙ ﴿٢٦

kallā iżā balagatit-tarāqī

Tidak! Apabila (nyawa) telah sampai ke kerongkongan,


Tafsir Ibnu Katsir

Tafsir Surah Al-Qiyamah Ayat: 26
*Allahﷻ menceritakan keadaan saat meregang nyawa dan hal-hal mengerikan yang terjadi di dalamnya, semoga Allah meneguhkan kita dengan kalimah yangteguh. Untuk itu Allahﷻ Berfirman:

كَلَّآ اِذَا بَلَغَتِ التَّرَاقِيَ
( Sekali-kali jangan. Apabila napas (seseorang) telah (mendesak) sampai ke kerongkongan. ) (Al-Qiyamah, 75:26)

*Jika kita anggap kalla sebagai kata sanggahan, berarti makna ayat ini ialah 'tiadalah engkau, hai anak Adam, di saat itu dapat mendustakan apa yang telah diberitakan kepadamu, bahkan hal itu dapat "engkau saksikan dengan terang-terangan olehmu sendiri'. Dan jika kita menganggapnya sebagai suatu pernyataan kebenaran, maka sudah jelas, yakni benar apabila roh telah sampai di kerongkongan, yakni rohmu dicabutdari jasadmu dan sampai di kerongkongan. Taraqi adalah bentuk jamak dari tarquwah, artinya tulang rawan yang ada antara pangkal sampai ujung leher. Ayat ini semakna dengan apa yang disebutkan oleh firman-Nya dalam ayat lain:

فَلَوْلَآ اِذَا بَلَغَتِ الْحُلْقُوْمَ. وَاَنْتُمْ حِيْنَىِٕذٍ تَنْظُرُوْنَ. وَنَحْنُ اَقْرَبُ اِلَيْهِ مِنْكُمْ وَلٰكِنْ لَّا تُبْصِرُوْنَ. فَلَوْلَآ اِنْ كُنْتُمْ غَيْرَ مَدِيْنِيْنَ. تَرْجِعُوْنَهَآ اِنْ كُنْتُمْ صٰدِقِيْنَ
( Maka mengapa ketika nyawa sampai di kerongkongan, padahal kami ketika itu melihat, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada kamu. Tetapi kamu tidak melihat, maka mengapa jika kamu tidak dikuasai (oleh Allah)? Kamu tidak mengembalikan nyawa itu (kepada tempatnya) jika kamu adalah orang-orang yang benar? ) (Al-Waqi'ah, 56:83 sampai 56:87)

*Hal yang sama disebutkan dalam surat ini melalui firman-Nya:

كَلَّآ اِذَا بَلَغَتِ التَّرَاقِيَ
( Sekali-kali jangan. Apabila napas (seseorang) telah (mendesak) sampai ke kerongkongan. ) (Al-Qiyamah, 75:26)

*Hadis yang berkaitan dengan makna ini telah disebutkan di dalam tafsir surat Yasin, diriwayatkan melalui Bisyr ibnu Hajjaj.

*( At-tarāqiya ) adalah bentuk jamak dari ( tarquwah ), artinya sama dengan tenggorokan.


Tafsir Jalalain  Tafsir Muyassar