Tafsir Al-Qur'an Surah Al-Hajj Ayat 27

Tafsir Al-Qur'an Surah Al-Hajj Ayat 27

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ


وَاَذِّنْ فِى النَّاسِ بِالْحَجِّ يَأْتُوْكَ رِجَالًا وَّعَلٰى كُلِّ ضَامِرٍ يَّأْتِيْنَ مِنْ كُلِّ فَجٍّ عَمِيْقٍ ۙ ﴿٢٧

wa ażżin fin-nāsi bil-ḥajji ya`tụka rijālaw wa 'alā kulli ḍāmiriy ya`tīna ming kulli fajjin 'amīq

Dan serulah manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, atau mengendarai setiap unta yang kurus, mereka datang dari segenap penjuru yang jauh.


Tafsir Ibnu Katsir

Tafsir Surah Al-Hajj Ayat: 27
Firman Allahﷻ:

وَاَذِّنْ فِى النَّاسِ بِالْحَجِّ
( Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji. ) (Al-Hajj, 22:27)

Yaitu serukanlah kepada manusia untuk mengerjakan haji ke Baitullah ini yang Kami perintahkan kamu untuk membangunnya.

*Menurut suatu pendapat, Nabi Ibrahim berkata, "Wahai Tuhanku, bagaimanakah saya menyampaikan seruan itu kepada manusia, sedangkan suara saya tidak dapat mencapai mereka? Allahﷻ berfirman, "Berserulah kamu, dan Akulah yang menyampaikannya. Maka Ibrahim berdiri di maqamnya.

*Menurut pendapat lain di atas sebuah batu. Menurut pendapat yang lainnya di atas Bukit Safa.

*Dan menurut pendapat yang lainnya lagi, bahwa Ibrahim menaiki bukit Abu Qubais, lalu berseru, "Hai manusia, sesungguhnya Tuhan kalian telah membuat sebuah rumah (Baitullah), maka berhajilah (berziarahlah) kalian kepadanya.

*Menurut suatu pendapat, setelah Ibrahim mengumandangkan seruan itu semua bukit dan gunung merendahkan dirinya, sehingga suaranya mencapai seluruh permukaan bumi, bayi-bayi yang masih berada di dalam rahim dan tulang sulbi dapat mendengar seruannya dan segala sesuatu yang mendengar suaranya menjawabnya, baik batu-batuan, pohon-pohonan, dan lain sebagainya. Didengar pula oleh semua orang yang telah dicatat oleh Allah bahwa dia akan mengerjakan haji, sampai hari kiamat. Jawaban mereka ialah "Labbaika Allahumma Labbaika (Kami penuhi seruan-Mu, ya Allah. Kami penuhi seruan-Mu, ya Allah).

*Demikianlah garis besar dari apa yang telah diriwayatkan dari Ibnu Abbas, Mujahid, Ikrimah, dan Sa'id ibnu Jubair serta lain-lainnya yang bukan hanya seorang dari kalangan ulama salaf.

*Ibnu Jarir dan Ibnu Abu Hatim mengetengahkan riwayat ini dengan panjang lebar.

*******
Firman Allahﷻ:

يَأْتُوْكَ رِجَالًا وَّعَلٰى كُلِّ ضَامِرٍ يَّأْتِيْنَ مِنْ كُلِّ فَجٍّ عَمِيْقٍ
( niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki dan mengendarai unta yang kurus. ) (Al-Hajj, 22:27), hingga akhir ayat.

*Sebagian ulama menjadikan ayat ini sebagai dalilnya untuk mengatakan bahwa ibadah haji dengan berjalan kaki bagi orang yang mampu melakukannya adalah lebih utama daripada berkendaraan, karena sebutan jalan kaki menempati rangking yang pertama dalam ayat ini. Hal ini menunjukkan perhatian Allah yang sangat besar kepada mereka, juga menunjukkan kekuatan tekad serta kerasnya kemauan mereka.

*Waki' telah meriwayatkan dari Abul Umais, dari Abu Halhalah, dari Muhammad ibnu Ka'b, dari Ibnu Abbas yang mengatakan, "Saya tidak melakukan sesuatu yang buruk, kecuali hanya ingin melakukan ibadah haji dengan jalan kaki, karena Allahﷻ telah berfirman: ( niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki. ) (Al-Hajj, 22:27)

*Akan tetapi, pendapat yang dikatakan oleh kebanyakan ulama yaitu melakukan ibadah haji dengan berkendaraan adalah lebih utama karena mengikut perbuatan Rasulullahﷺ Sesungguhnya beliauﷺ melakukan ibadah hajinya dengan berkendaraan, padahal kekuatan beliauﷺ sangat prima.

*******
Firman Allahﷻ:

يَأْتِيْنَ مِنْ كُلِّ فَجٍّ
( yang datang dari segenap penjuru yang jauh. ) (Al-Hajj, 22:27)

*Yang dimaksud dengan kata FAJJIN ialah jalan atau penjuru. Sama pengertiannya dengan apa yang disebutkan di dalam firman-Nya:

وَجَعَلْنَا فِيْهَا فِجَاجًا سُبُلًا
( dan telah Kami jadikan (pula) di bumi itu jalan-jalan yang luas, ) (Al-Anbiya, 21:31)

*Firman Allahﷻ yang mengatakan, "Amiq artinya jauh, menurut Mujahid, Ata, As-Saddi, Qatadah, Muqatil ibnu Hayyan, dan As-Sauri serta lain-lainnya yang bukan hanya seorang.

*Makna ayat ini sama dengan firman Allahﷻ dalam menceritakan perihal Nabi Ibrahim yang mengatakan dalam doanya:

فَاجْعَلْ اَفْـِٕدَةً مِّنَ النَّاسِ تَهْوِيْٓ اِلَيْهِمْ
( maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka. ) (Ibrahim, 14:37)

*Maka tiada seorang pun yang memeluk agama Islam, melainkan hatinya rindu ingin melihat Ka'bah dan melakukan tawaf di sekelilingnya, kaum muslim dari segala penjuru dunia bertujuan untuk menziarahinya.


Tafsir Jalalain  Tafsir Muyassar