بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
وَالْتَفَّتِ السَّاقُ بِالسَّاقِۙ ﴿٢٩﴾
waltaffatis-sāqu bis-sāq
dan bertaut betis (kiri) dengan betis (kanan),
Tafsir Surah Al-Qiyamah Ayat: 29
*Disebutkan dari Amr ibnu Malik, dari Abul Jauza, dari Ibnu Abbas Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya: ( dan bertaut betis (kiri) dengan betis (kanan), ) (Al-Qiyamah, 75:29) Yakni bertautlah baginya dunia dan akhirat.
*Hal yang sama telah dikatakan oleh Ali ibnu Abu Talhah, dari Ibnu Abbas: ( dan bertaut betis (kiri) dengan betis (kanan), ) (Al-Qiyamah, 75:29) Yaitu akhir hari dunianya bertemu dengan awal hari akhiratnya. sehingga bertemulah keadaan yang sangat berat dengan keadaan sangat berat lainnya terkecuali bagi orang yang dirahmati oleh Allahﷻ (maka dia melewatinya dengan mudah dan tenang).
*Ikrimah telah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: ( dan bertaut betis (kiri) dengan betis (kanan), ) (Al-Qiyamah, 75:29) Artinya, perkara yang besar dengan perkara yang besar lainnya bertemu. Mujahid mengatakan bahwa bencana bertemu dengan bencana lainnya.
*Al-Hasan Al-Basri telah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: ( dan bertaut betis (kiri) dengan betis (kanan). ) (Al-Qiyamah, 75:29) Bahwa keduanya adalah betismu apabila ditautkan. Menurut riwayat lain yang bersumber darinya, kedua kakinya telah mati dan tidak lagi mampu menahan dirinya, padahal sebelumnya dia banyak berjalan dengan keduanya. Hal yang sama dikatakan oleh As-Saddi dari Abu Malik. Dan menurut riwayat lainnya lagi yang bersumber dari Al-Hasan, apabila kedua betis itu ditautkan dan dibungkus dalam kain kafan.
*Ad-Dahhak mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: ( dan bertaut betis (kiri) dengan betis (kanan). ) (Al-Qiyamah, 75:29) Terhimpunkan baginya dua perkara, manusia mempersiapkan jenazahnya, dan para malaikat mempersiapkan rohnya.