بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
وَمَا تَشَاۤءُوْنَ اِلَّآ اَنْ يَّشَاۤءَ اللّٰهُ رَبُّ الْعٰلَمِيْنَ ﴿٢٩﴾
wa mā tasyā`ụna illā ay yasyā`allāhu rabbul-'ālamīn
Dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu) kecuali apabila dikehendaki Allah, Tuhan seluruh alam.
Tafsir Surah At-Takwir Ayat: 29
*Yakni kehendak untuk itu bukan berada di tangan kalian, melainkan ada di tangan kekuasaan-Nya. Maka barang siapa yang Dia kehendaki mendapat petunjuk, niscaya ia mendapatkannya: dan barang siapa yang Dia kehendaki sesat, niscaya dia tersesat darinya.
*Sufyan As-Sauri telah meriwayatkan dari Sa'id ibnu Abdul Aziz dari Sulaiman ibnu Musa yang mengatakan bahwa ketika ayat ini diturunkan, yaitu firman Allahﷻ: ( bagi siapa di antara kalian yang mau menempuh jalan yang lurus. ) (At-Takwir, 81:28) Maka Abu Jahal berkata, "Segala sesuatunya terserah kita. Jika kita mau menempuh jalan yang lurus, tentulah kita akan lurus, dan jika kita menghendaki bukan jalan yang lurus, maka tentulah kita tidak akan lurus. Lalu Allahﷻ menurunkan firman selanjutnya, yaitu: ( Dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu) kecuali apabila dikehendaki Allah, Tuhan semesta alam. ) (At-Takwir, 81:29)