بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
۞ وَقِيْلَ لِلَّذِيْنَ اتَّقَوْا مَاذَآ اَنْزَلَ رَبُّكُمْ ۗقَالُوْا خَيْرًا ۚلِلَّذِيْنَ اَحْسَنُوْا فِيْ هٰذِهِ الدُّنْيَا حَسَنَةٌ ۗوَلَدَارُ الْاٰخِرَةِ خَيْرٌ ۗوَلَنِعْمَ دَارُ الْمُتَّقِيْنَۙ ﴿٣٠﴾
wa qīla lillażīnattaqau māżā anzala rabbukum, qālụ khairā, lillażīna aḥsanụ fī hāżihid-dun-yā ḥasanah, wa ladārul-ākhirati khaīr, wa lani'ma dārul-muttaqīn
Dan kemudian dikatakan kepada orang yang bertakwa, “Apakah yang telah diturunkan oleh Tuhanmu?” Mereka menjawab, “Kebaikan.” Bagi orang yang berbuat baik di dunia ini mendapat (balasan) yang baik. Dan sesungguhnya negeri akhirat pasti lebih baik. Dan itulah sebaik-baik tempat bagi orang yang bertakwa,
Tafsir Surah An-Nahl Ayat: 30
*Apa yang disebutkan dalam ayat-ayat ini menceritakan perihal orang-orang yang berbahagia, berbeda dengan apa yang diceritakan-Nya tentang orang-orang yang celaka. Karena sesungguhnya orang-orang yang celaka itu ketika dikatakan kepada mereka:
مَاذَآ اَنْزَلَ رَبُّكُمْ
( "Apakah yang telah diturunkan oleh Tuhanmu? ) (An-Nahl, 16:24)
*Mereka menjawab dengan jawaban yang menyimpang, "yaitu: "Allah tidak menurunkan sesuatu pun yang berarti, sesungguhnya apa yang diturunkanNya hanyalah dongengan-dongengan orang-orang dahulu. Sedangkan orang-orang yang berbahagia menjawab, "Allah telah menurunkan kebaikan, yakni rahmat dan berkah bagi orang-orang yang mengikuti petunjuk-Nya dan beriman kepada-Nya.
*Kemudian Allahﷻ menceritakan tentang janji-Nya kepada hamba-hamba-Nya melalui apa yang diturunkan-Nya melalui rasul-rasul-Nya. Untuk itu Allahﷻ berfirman:
لِلَّذِيْنَ اَحْسَنُوْا فِيْ هٰذِهِ الدُّنْيَا حَسَنَةٌ
( Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini mendapat (pembalasan) yang baik ) (An-Nahl, 16:30), hingga akhir ayat.
*Semisal dengan makna yang terkandung dalam ayat lain melalui firman-Nya:
مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِّنْ ذَكَرٍ اَوْ اُنْثٰى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهٗ حَيٰوةً طَيِّبَةً وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ اَجْرَهُمْ بِاَحْسَنِ مَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ
( Barang siapa yang mengerjakan amal yang saleh, baik laki-laki maupun perempuan, dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik; dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik daripada apa yang telah mereka kerjakan. ) (An-Nahl, 16:97)
*Dengan kata lain, barang siapa yang berbuat baik dalam dunia ini, pastilah Allah akan membalas amalnya dengan balasan yang lebih baik di dunia dan di akhirat.
*Kemudian Allahﷻ menyebutkan bahwa kehidupan di akhirat adalah lebih baik daripada kehidupan di dunia, karena balasan di akhirat jauh lebih sempurna daripada balasan di dunia, seperti yang disebutkan dalam firman-Nya:
وَقَالَ الَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ وَيْلَكُمْ ثَوَابُ اللّٰهِ خَيْرٌ
( Berkatalah orang-orang yang dianugerahi ilmu, "Kecelakaan yang besarlah bagi kalian, pahala Allah adalah lebih baik. ) (Al-Qashash, 28:80), hingga akhir ayat.
وَمَا عِنْدَ اللّٰهِ خَيْرٌ لِّلْاَبْرَارِ
( Dan apa yang di sisi Allah adalah lebih baik bagi orang-orang yang berbakti. ) (Ali Imran, 3:198)
وَالْاٰخِرَةُ خَيْرٌ وَّاَبْقٰى
( Sedangkan kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal. ) (Al-A'la, 87:17)
*Kemudian Allahﷻ menggambarkan tentang kampung akhirat. Untuk itu Dia berfirman:
وَلَنِعْمَ دَارُ الْمُتَّقِيْنَ
( dan itulah sebaik-baik tempat bagi orang-orang yang bertakwa. ) (An-Nahl, 16:30)