بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ حَتّٰى نَعْلَمَ الْمُجٰهِدِيْنَ مِنْكُمْ وَالصّٰبِرِيْنَۙ وَنَبْلُوَا۟ اَخْبَارَكُمْ ﴿٣١﴾
wa lanabluwannakum ḥattā na'lamal-mujāhidīna mingkum waṣ-ṣābirīna wa nabluwa akhbārakum
Dan sungguh, Kami benar-benar akan menguji kamu sehingga Kami mengetahui orang-orang yang benar-benar berjihad dan bersabar di antara kamu; dan akan Kami uji perihal kamu.
Tafsir Surah Muhammad Ayat: 31
Firman Allahﷻ:
وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ
( Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menguji kamu. ) (Muhammad, 47:31)
Yakni sesungguhnya Kami akan menguji kamu dengan perintah-perintah dan larangan-larangan.
حَتّٰى نَعْلَمَ الْمُجٰهِدِيْنَ مِنْكُمْ وَالصّٰبِرِيْنَ وَنَبْلُوَا۟ اَخْبَارَكُمْ
( agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar di antara kamu; dan agar Kami menyatakan (baik buruknya) hal ikhwalmu. ) (Muhammad, 47:31)
*Hal ini bukan berarti ada keraguan pada pengetahuan Allah terhadap apa yang akan terjadi. Makna yang dimaksud ialah agar Kami menyatakan kejadiannya. Karena itulah Ibnu Abbas£ mengatakan sehubungan dengan hal yang seperti ini, bahwa makna ( na'lamu ) ialah ( narā ), yakni agar Kami melihat dengan kenyataan tentang kejadiannya, walaupun pada hakikatnya Allah telah mengetahui apa yang akan terjadi, tetapi masih belum terlahirkan atau ternyatakan.