بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
لَا ظَلِيْلٍ وَّلَا يُغْنِيْ مِنَ اللَّهَبِۗ ﴿٣١﴾
lā ẓalīliw wa lā yugnī minal-lahab
yang tidak melindungi dan tidak pula menolak nyala api neraka.”
Tafsir Surah Al-Mursalat Ayat: 31
*( 29-31. ) Allahﷻ berfirman, menceritakan keadaan orang-orang kafir yang mendustakan hari berbangkit, hari pembalasan, dan adanya surga dan neraka, bahwa kelak di hari kiamat dikatakan kepada mereka:
اِنْطَلِقُوْٓا اِلٰى مَا كُنْتُمْ بِهٖ تُكَذِّبُوْنَ اِنْطَلِقُوْٓا اِلٰى ظِلٍّ ذِيْ ثَلٰثِ شُعَبٍ
( Pergilah kamu mendapatkan azab yang dahulunya kamu mendustakannya. Pergilah kamu mendapatkan naungan yang mempunyai tiga cabang. ) (Al-Mursalat, 77:29-77:30)
Yaitu nyala api neraka apabila meninggi dan naik disertai dengan asapnya, maka karena kuat dan kerasnya api neraka sehingga seakan-akan mempunyai tiga cabang,
لَا ظَلِيْلٍ وَّلَا يُغْنِيْ مِنَ اللّٰهَبِ
( yang tidak melindungi dan tidak pula menolak nyala api neraka. ) (Al-Mursalat, 77:31)
*Naungan asap yang membarengi nyala api, ia tidak melindungi, dan juga tidak menolak nyala api neraka, yakni tidak dapat melindungi mereka dari panasnya nyala api neraka.