بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ
كَلَّاۗ اِنَّا خَلَقْنٰهُمْ مِّمَّا يَعْلَمُوْنَ ﴿٣٩﴾
kallā, innā khalaqnāhum mimmā ya'lamụn
Tidak mungkin! Sesungguhnya Kami menciptakan mereka dari apa yang mereka ketahui.
Tafsir Surah Al-Ma’arij Ayat: 39
*Selanjutnya Allahﷻ berfirman, menyatakan bahwa hari kiamat itu pasti terjadi dan azab akan menimpa mereka yang mengingkari kejadiannya dan menganggapnya sebagai kejadian yang mustahil. Hal ini diungkapkan oleh Allahﷻ dengan membuktikan terhadap mereka bahwa Dialah Yang Menciptakan mereka dari semula; maka mengembalikan penciptaan itu jauh lebih mudah bagi-Nya daripada memulainya, padahal mereka mengakui hal ini. Untuk itu Allahﷻ berfirman:
اِنَّا خَلَقْنٰهُمْ مِّمَّا يَعْلَمُوْنَ
( Sesungguhnya Kami ciptakan mereka dari apa yang mereka ketahui (air mani). ) (Al-Ma'arij, 70:39)
Yaitu dari air mani yang lemah, seperti yang disebutkan dalam ayat lain melalui firman-Nya:
اَلَمْ نَخْلُقْكُّمْ مِّنْ مَّاۤءٍ مَّهِيْنٍ
( Bukankah Kami menciptakan kamu dari air yang hina. ) (Al-Mursalat, 77:20)
Dan firman Allahﷻ:
فَلْيَنْظُرِ الْاِنْسَانُ مِمَّ خُلِقَ خُلِقَ مِنْ مَّاۤءٍ دَافِقٍ يَّخْرُجُ مِنْ بَيْنِ الصُّلْبِ وَالتَّرَاۤىِٕبِ اِنَّهٗ عَلٰى رَجْعِهٖ لَقَادِرٌ يَوْمَ تُبْلَى السَّرَاۤىِٕرُ فَمَا لَهٗ مِنْ قُوَّةٍ وَّلَا نَاصِرٍ
( Maka hendaklah manusia memperhatikan dari apakah dia diciptakan? Dia diciptakan dari air yang terpancar, yang keluar dari antara tulang sulbi dan tulang dada. Sesungguhnya Allah benar-benar kuasa untuk mengembalikannya (hidup sesudah mati). Pada hari ditampakkan segala rahasia, maka sekali-kali tidak ada bagi manusia itu suatu kekuatan pun dan tidak (pula) seorang penolong. ) (At-Tariq, 86:5 sampai 86:10)