Tafsir Al-Qur'an Surah Ar-Rum Ayat 40

Tafsir Al-Qur'an Surah Ar-Rum Ayat 40

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ


اَللّٰهُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ ثُمَّ رَزَقَكُمْ ثُمَّ يُمِيْتُكُمْ ثُمَّ يُحْيِيْكُمْۗ هَلْ مِنْ شُرَكَاۤىِٕكُمْ مَّنْ يَّفْعَلُ مِنْ ذٰلِكُمْ مِّنْ شَيْءٍۗ سُبْحٰنَهٗ وَتَعٰلٰى عَمَّا يُشْرِكُوْنَ ﴿٤٠

allāhullażī khalaqakum ṡumma razaqakum ṡumma yumītukum ṡumma yuḥyīkum, hal min syurakā`ikum may yaf'alu min żālikum min syaī`, sub-ḥānahụ wa ta'ālā 'ammā yusyrikụn

Allah yang menciptakan kamu, kemudian memberimu rezeki, lalu mematikanmu, kemudian menghidupkanmu (kembali). Adakah di antara mereka yang kamu sekutukan dengan Allah itu yang dapat berbuat sesuatu yang demikian itu? Mahasuci Dia dan Mahatinggi dari apa yang mereka persekutukan.


Tafsir Ibnu Katsir

Tafsir Surah Ar-Rum Ayat: 40
Firman Allahﷻ:

اَللّٰهُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ ثُمَّ رَزَقَكُمْ
( Allah-lah yang menciptakan kamu, kemudian memberimu rezeki. ) (Ar-Rum, 30:40)

Yakni Dialah yang menciptakan dan yang memberi rezeki. Dia mengeluarkan bayi dari perut ibunya dalam keadaan telanjang, tidak berilmu, tidak mempunyai pendengaran, penglihatan, tidak pula kekuatan. Kemudian Dia memberinya rezeki kesemuanya itu, juga pakaian, perhiasan, harta benda, properti, dan usaha. Sebagaimana yang dikatakan oleh Imam Ahmad, telah menceritakan kepada kami Abu Mu'awiyah, telah menceritakan kepada kami Al-A'masy, dari Salam ibnu Syurahbil, dari Habbah dan Sawa (keduanya anak Khalid). Mereka berdua mengatakan, Kami masuk ke dalam rumah Nabiﷺ yang saat itu sedang membetulkan sesuatu, lalu kami membantunya. Maka beliauﷺ bersabda:

لَا تَيْاَسَا مِنَ الرِّزْقِ مَا تَهَزَّزَتْ رُءُوْسُكُمَا فَاِنَّ الْاِنْسَانَ تَلِدُهٗ اُمُّهٗ اَحْمَرَ لَيْسَ عَلَيْهِ قِشْرَةٌ ثُمَّ يَرْزُقُهُ اللّٰهُ عَزَّ وَجَلَّ
( "Janganlah kamu berputus asa dari mendapat rezeki selama kepalamu masih bisa bergoyang, karena sesungguhnya manusia itu dilahirkan oleh ibunya dalam keadaan berkulit merah tidak berlapiskan sesuatu apa pun, kemudian Allahﷻ memberinya rezeki. )

*******
Firman Allahﷻ:

ثُمَّ يُمِيْتُكُمْ
( kemudian mematikanmu. ) (Ar-Rum, 30:40)

Yaitu sesudah kehidupan ini.

ثُمَّ يُحْيِيْكُمْ
( kemudian menghidupkanmu (kembali). ) (Ar-Rum, 30:40)

Yakni kelak di hari kiamat.

*******
Firman Allahﷻ:

هَلْ مِنْ شُرَكَاۤىِٕكُمْ
( Adakah di antara yang kamu sekutukan dengan Allah itu. ) (Ar-Rum, 30:40)

Maksudnya, sembahan-sembahan yang kalian sembah selain Allah itu.

مَنْ يَّفْعَلُ مِنْ ذٰلِكُمْ مِّنْ شَيْءٍ
( yang dapat berbuat sesuatu dari yang demikian itu? ) (Ar-Rum, 30:40)

Yakni pasti tidak ada seorang pun dari mereka yang dapat berbuat sesuatu dari itu, bahkan Allah-lah yang menciptakan, yang memberi rezeki, yang menghidupkan, dan yang mematikan, kemudian Dia membangkitkan semua makhluk menjadi hidup kembali di hari kiamat kelak. Karena itulah disebutkan dalam firman selanjutnya:

سُبْحٰنَهٗ وَتَعٰلٰى عَمَّا يُشْرِكُوْنَ
( Mahasucilah Dia dan Mahatinggi dari apa yang mereka persekutukan. ) (Ar-Rum, 30:40)

*Mahatinggi, Mahasuci, lagi Mahabesar Allahﷻ dari mempunyai sekutu, tandingan atau yang setara dengan-Nya, atau beranak atau diperanakkan. Bahkan Dia adalah Yang Maha Esa lagi bergantung kepada-Nya segala sesuatu, tidak beranak dan tidak diperanakkan, serta tiada seorang pun yang setara dengan Dia.


Tafsir Jalalain  Tafsir Muyassar