Tafsir Al-Qur'an Surah Al-Mu’minun Ayat 44

Tafsir Al-Qur'an Surah Al-Mu’minun Ayat 44

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ


ثُمَّ اَرْسَلْنَا رُسُلَنَا تَتْرَاۗ كُلَّمَا جَاۤءَ اُمَّةً رَّسُوْلُهَا كَذَّبُوْهُ فَاَتْبَعْنَا بَعْضَهُمْ بَعْضًا وَّجَعَلْنٰهُمْ اَحَادِيْثَۚ فَبُعْدًا لِّقَوْمٍ لَّا يُؤْمِنُوْنَ ﴿٤٤

ṡumma arsalnā rusulanā tatrā, kullamā jā`a ummatar rasụluhā każżabụhu fa atba'nā ba'ḍahum ba'ḍaw wa ja'alnāhum aḥādīṡ, fa bu'dal liqaumil lā yu`minụn

Kemudian, Kami utus rasul-rasul Kami berturut-turut. Setiap kali seorang rasul datang kepada suatu umat, mereka mendustakannya, maka Kami silihgantikan sebagian mereka dengan sebagian yang lain (dalam kebinasaan). Dan Kami jadikan mereka bahan cerita (bagi manusia). Maka kebinasaanlah bagi kaum yang tidak beriman.


Tafsir Ibnu Katsir

Tafsir Surah Al-Mu’minun Ayat: 44
Firman Allahﷻ:

ثُمَّ اَرْسَلْنَا رُسُلَنَا تَتْرَا
( Kemudian Kami utus (kepada umat-umat itu) rasul-rasul Kami berturut-turut. ) (Al-Mu'minun, 23:44)

*Ibnu Abbas mengatakan bahwa sebagian dari rasul-rasul itu datang berurutan setelah sebagian yang lainnya.

*Hal ini semakna dengan apa yang disebutkan oleh firman-Nya:

وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِيْ كُلِّ اُمَّةٍ رَّسُوْلًا اَنِ اعْبُدُوا اللّٰهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوْتَ فَمِنْهُمْ مَّنْ هَدَى اللّٰهُ وَمِنْهُمْ مَّنْ حَقَّتْ عَلَيْهِ الضَّلٰلَةُ
( Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan), "Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah tagut itu, maka di antara umat itu ada orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula di antaranya orang-orang yang telah pasti kesesatan baginya. ) (An-Nahl, 16:36)

Adapun firman Allahﷻ:

كُلَّمَا جَاۤءَ اُمَّةً رَّسُوْلُهَا كَذَّبُوْهُ
( Tiap-tiap seorang rasul datang kepada umatnya, umat itu mendustakannya. ) (Al-Mu'minun, 23:44)

Maksudnya, sebagian besar dari mereka mendustakannya. Seperti juga yang disebutkan di dalam ayat lain melalui firman-Nya:

يٰحَسْرَةً عَلَى الْعِبَادِ مَا يَأْتِيْهِمْ مِّنْ رَّسُوْلٍ اِلَّا كَانُوْا بِهٖ يَسْتَهْزِءُوْنَ
( Alangkah besarnya penyesalan terhadap hamba-hamba itu, tiada datang seorang rasul pun kepada mereka melainkan mereka selalu memperolok-olokkannya. ) (Ya Sin, 36:30)

*******
Firman Allahﷻ:

فَاَتْبَعْنَا بَعْضَهُمْ بَعْضًا
( maka Kami perikutkan sebagian mereka dengan sebagian yang lain. ) (Al-Mu'minun, 23:44)

Yakni Kami binasakan mereka generasi demi generasi. Sama pengertiannya dengan apa yang disebutkan oleh Allahﷻ dalam ayat lain melalui firman-Nya:

وَكَمْ اَهْلَكْنَا مِنَ الْقُرُوْنِ مِنْ بَعْدِ نُوْحٍ
( Dan berapa banyaknya kaum sesudah Nuh telah Kami binasakan. ) (Al-Isra, 17:17)

Adapun firman Allahﷻ:

وَجَعَلْنٰهُمْ اَحَادِيْثَ
( Dan Kami jadikan mereka buah tutur (manusia). ) (Al-Mu'minun, 23:44)

Yaitu sebagai cerita dan kisah bagi manusia (sesudah mereka). Semakna dengan firman-Nya:

فَجَعَلْنٰهُمْ اَحَادِيْثَ وَمَزَّقْنٰهُمْ كُلَّ مُمَزَّقٍ
( maka Kami jadikan mereka buah tutur dan Kami hancurkan mereka sehancur-hancurnya. ) (Saba, 34:19)


Tafsir Jalalain  Tafsir Muyassar