Tafsir Al-Qur'an Surah An-Nahl Ayat 47

Tafsir Al-Qur'an Surah An-Nahl Ayat 47

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ


اَوْ يَأْخُذَهُمْ عَلٰى تَخَوُّفٍۗ فَاِنَّ رَبَّكُمْ لَرَءُوْفٌ رَّحِيْمٌ ﴿٤٧

au ya`khużahum 'alā takhawwuf, fa inna rabbakum lara`ụfur raḥīm

atau Allah mengazab mereka dengan berangsur-angsur (sampai binasa). Maka sungguh, Tuhanmu Maha Pengasih, Maha Penyayang.


Tafsir Ibnu Katsir

Tafsir Surah An-Nahl Ayat: 47
Firman Allahﷻ:

اَوْ يَأْخُذَهُمْ عَلٰى تَخَوُّفٍ
( atau Allah mengazab mereka dengan berangsur-angsur (sampai binasa). ) (An-Nahl, 16:47)

*Makna yang dimaksud ialah atau Allah mengazab mereka di saat mereka dalam keadaan dicekam ketakutan akan disiksa Allah, maka siksaan seperti ini lebih berat dan lebih keras; karena di samping siksaan yang keras, rasa takut itu juga merupakan siksaan lainnya.

*Karena itulah Al-Aufi telah meriwayatkan dari Ibnu Abbas sehubungan dengan makna firman-Nya: ( atau Allah mengazab mereka di saat (mereka) dalam keadaan takut. ) (An-Nahl, 16:47) Allahﷻ berfirman, "Jika Aku menghendaki, tentu Aku mengazabnya setelah kematian temannya dan di saat ia dicekam oleh rasa ketakutan akan tertimpa azab.

*Hal yang sama telah diriwayatkan dari Mujahid, Ad-Dahhak, Qatadah, dan lain-lainnya.

Kemudian Allahﷻ berfirman:

فَاِنَّ رَبَّكُمْ لَرَءُوْفٌ رَّحِيْمٌ
( Maka sesungguhnya Tuhan kalian adalah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. ) (An-Nahl, 16:47)

Mengingat Dia tidak menyegerakan siksaan-Nya terhadap kalian.

*Di dalam, kitab Sahihain disebutkan:

لَا اَحَدَ اَصْبَرُ عَلٰى اَذًى سَمِعَهٗ مِنَ اللّٰهِ اِنَّهُمْ يَجْعَلُوْنَ لَهٗ وَلَدًا وَهُوَ يَرْزُقُهُمْ وَيُعَافِيْهِمْ
( "Tiada seorang pun yang lebih sabar daripada Allah bila mendengar gangguan yang menyakitkannya; sesungguhnya mereka menjadikan bagi Allah anak, padahal Allah-lah yang memberi rezeki mereka, dan Allah membiarkan mereka (tidak mengazab mereka dengan segera). )

*Di dalam kitab Sahihain disebutkan pula hadis lainnya, yaitu:

اِنَّ اللّٰهَ لَيُمْلِيْ لِلظَّالِمِ حَتّٰى اِذَا اَخَذَهٗ لَمْ يُفْلِتْهُ ثُمَّ قَرَاَ: وَكَذٰلِكَ اَخْذُ رَبِّكَ اِذَآ اَخَذَ الْقُرٰى وَهِيَ ظَالِمَةٌ اِنَّ اَخْذَهٗٓ اَلِيْمٌ شَدِيْدٌ
( "Sesungguhnya Allah benar-benar menangguhkan orang yang berbuat aniaya; hingga manakala Dia mengazabnya, maka Allah tidak membiarkannya terlepas (dari siksa-Nya). Kemudian Rasulullahﷺ membacakan firman-Nya: Dan begitulah azab Tuhanmu apabila Dia mengazab penduduk negeri-negeri yang berbuat zalim. Sesungguhnya azab-Nya itu adalah sangat pedih lagi keras. ) (Hud, 11:102)

Dan Allah berfirman:

وَكَاَيِّنْ مِّنْ قَرْيَةٍ اَمْلَيْتُ لَهَا وَهِيَ ظَالِمَةٌ ثُمَّ اَخَذْتُهَا وَاِلَيَّ الْمَصِيْرُ
( Dan berapalah banyaknya kota yang Aku tangguhkan (azab-Ku) kepadanya, yang penduduknya berbuat zalim, kemudian Aku azab mereka, dan hanya kepada-Kulah kembalinya (segala sesuatu). ) (Al-Hajj, 22:48)


Tafsir Jalalain  Tafsir Muyassar